Friday, 26 Apr 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Canggih, Apple Watch Mampu Deteksi Gas Beracun

Informasi itu terungkap dari sebuah paten yang diajukan apple terkait inovasi baru di perangkat jam tangannya tersebut. Apple Watch diberikan teknologi yang dapat mendeteksi tingkat karbon monoksida yang merupakan sebuah gas yang tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna tetapi mematikan.

Sari Intan Putri - 29/01/2019 14:10

Beritacenter.COM - Apple Watch terus dikembangkan dan kini diketahui telah memiliki kemampuan mendeteksi sensor gas beracun.

Informasi itu terungkap dari sebuah paten yang diajukan apple terkait inovasi baru di perangkat jam tangannya tersebut. Apple Watch diberikan teknologi yang dapat mendeteksi tingkat karbon monoksida yang merupakan sebuah gas yang tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna tetapi mematikan.

Selain itu, dokumen paten juga menunjukkan jika sensor dapat mendeteksi ozon, nitrogen dioksida, nitrogen monoksida, sulfur dioksida, metana dan senyawa organik yang mudah menguap.

Sebagai contoh, ketika terdapat gas beracun akan terdeteksi di dalam sebuah cover khusus, dengan menggunakan Apple Watch.

Sayang, gas beracun cover akan membutuhkan sebuah bukaan untuk mendeteksi gas. Artinya, Apple harus mencari cara untuk mengintegrasikannya jika mereka ingin mempertahankan peringkat IP68 tahan air yang sudah ada di perangkat tersebut.

Namun, sensor gas merupakan hal yang terbukti sangat berharga. Fitur tersebut bisa membantu memantau kualitas udara Anda saat berjalan-jalan. Jadi Anda akan tahu jika harus membutuhkan masker, yang akan berguna di kota-kota berasap atau daerah-daerah di mana kebakaran hutan menjadi perhatian besar.

Smartwatch ini juga mendukung profesi tertentu, seperti penambang yang perlu menyadari potensi gas beracun.

Paten tersebut diajukan pada awal 2018, jadi masih ada waktu bagi Apple untuk menyempurnakan teknologi tersebut. Tetapi hal ini menunjukkan keseriusan Apple dalam merambah dunia kesehatan melalui smartwatch.




Berita Lainnya

Hoaks Server KPU Diretas

22/04/2019 03:20 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA