Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
Entertainment

Kasian, Ahmad Dhani Hanya Dibantu Doa Lewat Sosmed Oleh Kubu Prabowo-Sandi

Anas Baidowi - 29/01/2019 07:17 Foto Ahmad Dhani di Rutan Cipinang

Beritacenter.COM - Saya dan semua Anggota BPN berdoa dan yakin Mas Ahmad Dhani kuat dan tegar. Demikian doa yang dilontarkan kubu Prabowo-Sandi saat tersangka penyebar kebencian resmi mendekam di penjara cipinang Jakarta Timur.

Doa tersebut dilontarkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) lewat akun twitter juru bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (28/1).

Dalam postingannya, Dahnil menyertakan foto Ahmad Dhani saat duduk bersama beberapa tahanan di Rutan Cipinang. Dhani tampak memakai kaus berwarna hitam dan celana hitam duduk beralas kasur lipat.

Pada posting-an itu, Dahnil memberikan keterangan foto mengatakan pihaknya terus mendoakan musisi tersebut agar terus tegar. Menurut Dahnil, Ahmad Dhani merupakan korban rezim pemerintah.

"Saya dan semua Anggota BPN berdoa dan yakin Mas @AHMADDHANIPRAST kuat dan tegar. Dia pejuang. Dia korban rezim. Terus berdiri tegak dan melawan. @fadlizon @prabowo @sandiuno," cuit Dahnil dalam akun Twitter @Dahnilanzar, Selasa (29/1/2019).

Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara karena terbukti melakukan ujaran kebencian terkait SARA lewat akun Twitter miliknya.

Dalam kasus ujaran kebencian lewat akun Twitter, Ahmad Dhani disebut mengetahui posting-an soal penista agama berpotensi memecah-belah di masyarakat. Hal itu diunggah di akun @AHMADDHANIPRAST oleh admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

"Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menunjukkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA," kata hakim ketua Ratmoho membacakan amar putusan dalam sidang vonis Ahmad Dhani.

Atas vonis tersebut, Ahmad Dhani membantah tudingan bahwa dia melakukan ujaran kebencian.

"Kalau saya sih nggak pernah merasa melakukan ujaran kebencian karena saya nggak pernah benci sama orang Tionghoa. Saya nggak pernah punya record benci dengan orang Tionghoa. Saya nggak mungkin sebarkan kebencian kepada orang Kristen dan Katolik. Tante saya, oma saya Katolik. Jadi kalau saya dianggap menyebarkan kebencian terhadap suku ras tertentu, itu salah, dan saya nggak punya record itu," tutur Ahmad Dhani setelah menjalani sidang vonis.

Di Rutan Cipinang, Ahmad Dhani menjalani admisi orientasi (AO). Melalui kuasa hukumnya, Dhani mengajukan banding atas vonis tersebut.




Berita Lainnya

Sule Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?

09/05/2020 19:10 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA