Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Luar Biasa, Jokowi Bisa Rebut Kekayaan Indonesia Yang Dikuasai Asing

Indah Pratiwi - 28/01/2019 13:17

Beritacenter.COM - Saat Presiden Joko Widodo(Jokowi) melakukan kunjungan ke Makassar, Sulawesi Selatan, calon Presiden Nomor Urut 01 itu memamerkan keberhasilan pemerintahannya membeli 51,23 persen saham PT Freeport Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Pembelian saham Freeport itu menurut Jokowi merupakan bantahan tudingan dan fitnah yang menyebut bahwa dirinya kepanjangan tangan kepentingan asing di Indonesia.

Presiden Jokowi justru menuding pemerintahan sebelumnya tak bertindak apa-apa kala kepemilikan saham di tubuh Freeport hanya 9,36 persen, padahal perusahaan asal Amerika Serikat itu sudah beroperasi di Papua sejak 1973 yang kini telah 40 tahun dikeruk oleh AS.

“Baru kemarin sore Freeport di Papua, yang telah dikelola oleh oleh Freeport-McMoran Inc setelah 40 tahun, kemarin sudah kami selesaikan dan kami mendapatkan mayoritas 51 persen. Seperti ini masih diisukan antek asing, coba kalau antek asing, antek asingnya yang mana?” ujar Jokowi di Celebes Convention Center.

Bukan itu saja, di pemerintahannya juga melakukan upaya lain yang sudah dilakukannya demi meluruskan isu bahwa dirinya bukanlah antek asing. Yang pertama adalah pengambilan lahan pengelolaan Blok Mahakam dari perusahaan asal Perancis, Total E&P Indonesia oleh PT Pertamina (Persero) mulai 1 Januari 2018 silam.

Blok Rokan, kata Jokowi, juga 100 persen jatuh ke tangan Pertamina yang setelah sekian lama dikelola oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS) PT Chevron Pacific Indonesia. Blok Rokan sendiri akan dikelola Pertamina.

“Hal seperti ini (antek asing) harus diluruskan, kalau tidak jadi isu yang kemana-mana,” ujarnya dia.




Berita Lainnya

Ini Dia Ojek Online Yang Kuasai Indonesia

16/07/2019 12:37 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA