Wednesday, 24 Apr 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Indonesia Mulai Unjuk Gigi di Debat DK PBB Untuk Bela Palestina

Indah Pratiwi - 24/01/2019 04:06

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia dalam debat Dewan Keamanan PBB menegaskan mendukung penuh untuk perjuangan Palestina. Di hadapan anggota Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Selasa (22/1), Retno menyatakan Palestina mempunyai hak alami dan hak hukum untuk menjadi anggota penuh PBB.

"Walaupun perjalanan menuju kemerdekaan dan keanggotaan PBB bergejolak, hal tersebut tidak akan melemahkan upaya Palestina dan masyarakat internasional untuk memenuhi hak Palestina," kata Retno dalam debat terbuka DK PBB mengenai situasi Timur Tengah di New York, Amerika Serikat (AS), seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, Rabu (23/1).

BACA JUGA

Retno yang menghadiri rapat DK PBB sejak Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK pada 1 Januari 2019.

“Keberhasilan menyelesaikan isu Palestina akan menentukan kredibilitas dan kepercayaan komunitas internasional terhadap Dewan Keamanan PBB,” kata Retno.

Menurut Retno, ada beberapa point untuk menyelesaikan konfik antara Palestina dan Israel. Pertama, pentingnya semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan semua resolusi PBB, serta tidak mengambil langkah-langkah provokatif.

Semua kekerasan dan pelanggaran terhadap hukum internasional harus segera dihentikan, termasuk pembangunan pemukiman ilegal oleh Israel di Yerusalem.

Kedua, proses perdamaian atau penyelesaian konflik Palestina-Israel yang sah. Itu artinya, proses perdamaian harus mematuhi parameter internasional yang telah disepakati dan mendapat dukungan mekanisme multilateral.

“Indonesia menegaskan two-state solution merupakan satu-satunya jalan untuk memajukan proses perdamaian Palestina dan Israel," ujar Retno.

Ketiga, krisis kemanusiaan yang dialami Palestina perlu mendapat perhatian. Retno menjelaskan blokade Israel di Gaza, yang telah berlangsung selama 11 tahun dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan harus segera dihentikan.

"Indonesia telah meningkatkan kontribusinya kepada UNRWA dan akan terus tingkatkan bantuan kemanusiaan kepada Palestina,” kata Retno.

Pemerintah dan rakyat Indonesia sangat prihatin terhadap krisis kemanusiaan berkepanjangan yang dihadapi Palestina khususnya di Gaza.

Selain Palestina, Retno juga membahas konflik di Suriah dan Yaman. Menyoroti kedua konflik tersebut, Retno mendorong penyelesaian melalui solusi politik yang damai dan inklusif. Dia juga menekankan pentingnya peningkatan peran PBB dalam memfasilitasi upaya rekonsiliasi nasional di kedua negara itu.




Berita Lainnya

Prabowo "Keok" Di Singapura, Jokowi "Makin Perkasa"

24/04/2019 06:53 - Indah Pratiwi Budi

TOP...! Jokowi-Amin Menang 85% Di Prancis

19/04/2019 18:07 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA