Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Tegas! Jokowi Sebut Ikrar Setia NKRI Syarat Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Lukman Salasi - 22/01/2019 20:01

BeritaCenter.com – Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir akan dibebaskan dengan opsi bersyarat. Namun, Ba’asyir terlebih dahulu harus menyelesaikan persyaratan pembebasannya.

Hal ini ditegaskan Presiden Jokowi. Ba’asyir diminta bisa menyelesaikan persyarakat pembebasannya. Salah satunya soal ikrar setia kepada NKRI.

"Ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Ini namanya pembebasan bersyarat. Bukan pembebasan murni, pembebasan bersyarat. Nah syaratnya harus dipenuhi," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Jokowi menyebut dirinya telah memikirkan alasan kemanusiaan. Namun, Jokowi tidak ingin ada aturan yang ditabrak. Ba’asyir pun diminta harus menempuh aturan pembebasan bersyaratnya.

"Kalau masa ini ada sistem hukum, ada mekanisme hukum yang harus kita tempuh, saya justru nabrak kan nggak bisa. Apalagi ini situasi yang basic. Setia pada NKRI, setiap pada Pancasila," ujarnya.

"Begini, kan sudah saya sampaikan bahwa karena kemanusiaan dan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir sudah sepuh, kesehatannya juga sering terganggu. Bayangkan kalau kita sebagai anak melihat orang tua kita sakit-sakitan seperti itu. Itulah yang saya sampaikan secara kemanusiaan," imbuhnya.

Sebelumnya, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM sudah menyatakan Ba'asyir sebenarnya bisa mengambil pembebasan bersyarat pada 13 Desember 2018.

Namun pembebasan bersyarat ini, menurut Ditjen Pas, harus memenuhi ketentuan, salah satunya ikrar setia kepada NKRI sebagaimana diatur dalam PP 99/2012.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA