Saturday, 04 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Presiden Jokowi Minta Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Dikaji Mendalam

Indah Pratiwi - 22/01/2019 00:04

Beritacenter.COM - Pembebasan narapidana Abu Bakar Ba’asyir ternyata belum final. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada pejabat terkait untuk segera melakukan kajian lebih dalam terkait pembebasan napi tersebut.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan, keluarga Ba’asyir meminta pembebasan sejak 2017 karena usia lanjut dan kesehatan yang terus menurun lantaran usia sudah tua. Atas dasar alasan kemanusiaan, Presiden Jokowi memahami permintaan tersebut.

BACA JUGA

Pembebasan pendiri Pondok Pesantren Al Mu’min, Ngruki, Solo itu juga harus mempertimbangkan aspek-aspek lainnya, seperti kesetiaan terhadap Pancasila, hukum dan lainnya.

"Presiden tidak grusa-grusu, serta merta, tapi perlu mempertimbangkan aspek lainnya. Oleh karena itu presiden memerintahkan pejabat terkait meminta kajian mendalam dan komprehensif merespons permintaan itu," kata Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Presiden sebelumnya setuju Ba’asyir dibebaskan dengan alasan kemanusiaan. Persetujuan itu disampaikan melalui kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra.

"Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan. Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu," ujar Jokowi di Garut, Jawa Barat.




Berita Lainnya

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

30/06/2020 14:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA