Tuesday, 07 Jul 2020
Temukan Kami di :
Politik

Zuhairi Misrawi: Dzalim Jika Orang Madura Tak Pilih Jokowi Presiden

Aisyah Isyana - 21/01/2019 14:32

Beritacenter.COM, JAKARTA - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Zuhairi Misrawi menilai bahwa Jokowi adalah Presiden yang sangat memperhatikan masyarakat Madura.

Salah satu yang dipandang sebagai bentuk perhatian Jokowi tersebut adalah dengan memperhatikan pembangunan infrastruktur demi menjaga efisiensi pembangunan ekonomi di wilayah Madura.

"Presiden Indonesia yang paling banyak berkunjung ke Madura adalah pak Jokowi. Dalam sejarah pak Jokowi adalah Presiden yang mau membangun bandara Trunojoyo yang tidak pernah dilakukan oleh presiden sebelumnya. Bahkan pesawat garuda akan mendarat langsung dari Jakarta ke bandara Trunojoyo, saya pernah lihat indahnya Madura baik bukit-bukitnya dan lautnya dari atas," kata Zuhairi dalam dalam sambutannya di Dekalarasi Komunitas Madura (KM) Jakarta di GOR Jakarta Timur, Senin (21/1/2019).

Baca juga :

Selain itu, Joko Widodo juga dinilai sebagai sosok presiden yang memperhatikan warga Madura dengan mempercayakan jabatan di kabinetnya dari orang asli Madura, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

"Pak Jokowi adalah Presiden yang menunjuk menteri untuk Menpora adalah pak imam nahrawi yang dia adalah orang asli Madura," terangnya.

Bahkan untuk maju sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019, Jokowi lagi-lagi menunjuk seorang Cawapres yang juga ternyata memiliki darah Madura, yakni KH Maruf Amin.

"Pak Jokowi dengan mata batinnya telah memilih Kiyai Maruf yang merupakan keturunan kiyai Demang Plakaran Arosbaya, raja bangkalan. Artinya Kiyai Maruf adalah orag Madura tulen," imbuhnya.

Karena beberapa faktor itulah, Zuhairi menilai jika Jokowi adalah sosok Presiden yang tidak akan abai terhadap kehidupan dan pembangunan di Madura.

"Kalau pak Jokowi bisa jadi Presiden lagi, saya yakin beliau tidak akan melupakan Madura. Lihat calon lawan pak Jokowi, tidak pernah bahas Madura. Kalau pak Jokowi bukan hanya janji tapi sudah melakukan sesuatu untuk Madura," pungkasnya.

Maka dari itu, Zuhairi yang juga tokoh muda Nahdlatul Ulama itu pun menilai jika ada warga Madura yang tidak memilih Jokowi sebagai Presiden di Pemilu 2019 nanti, maka dia dzolim.

"Harusnya org-orang Sumenep dan Madura berterima kasih kepada pak Jokowi. Jika orang Madura tidak pilih jokowi, dzolim," tegasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA