Thursday, 21 Feb 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Ingin Tidur Nyenyak ? Lakukan 6 Teknik Bernapas ini

Dewi Sari - 19/01/2019 05:35

Beritacenter.COM - Tidur merupakan suatu kegiatan sehari - hari yang wajib dilakukan. ayangnya, tidak sedikit orang yang memiliki masalah tidur di malam hari, sehingga sering terjaga hingga dini hari yang akhirnya menjadi kurang tidur dan letih dalam menjalani aktivitas rutin sehari-hari.

Apakah kamu salah satu diantaranya yang memiliki masalah susah tidur di malam harinya ? Tapi jangan khawatir, anda bisa melakukan dengan cara mengubah pola napas anda. Berikut enam cara mengubah napas agara cepat tidur nyenyak di malam hari seperti dilansir dari Okezone.com.

1. Teknik 4-7-8

Teknik yang diajarkan oleh Andrew Weil dari University of Arizona ini digambarkan sebagai obat penenang alami untuk sistem saraf. Pertama, pastikan ujung lidah berada di punggungan jaringan tepat di atas gigi depan atas, lalu buang napas dengan paksa melalui mulut sambil membuat suara “whoosh”. Kemudian tutup mulut dan tarik napas melalui hidung selama empat hitungan. Tahan napas selama tujuh hitungan, lalu buang napas melalui mulut (membuat suara "whoosh") selama delapan hitungan. Ulangi siklus ini tapi tidak lebih dari empat kali.

2. Teknik pernapasan pelan

Teknik pernapasan pelan ini untuk meringankan rasa sakit. Sebagian besar dari kita bernapas dengan laju 12-18 kali per menit, tetapi sebuah studi klinis Amerika yang diterbitkan dalam jurnal PAIN menyebutkan bahwa melambatnya pernapasan dapat mengurangi perasaan tidak nyaman loh. Untuk bernapas dengan kecepatan enam napas per menit, cukup tarik napas dalam-dalam ke perut selama empat detik dan buang napas selama enam detik.

3. Puffer fish

Teknik ikan buntal ini untuk mencegah serangan panik, jika merasa cemas, cobalah bernapas perlahan melalui hidung, arahkan napas ke perut. Kemudian, buat pipi menggelembung bak ikan buntal tahan selama lima detik, lalu perlahan-lahan buang napas melalui mulut. Bernapas melalui bibir yang mengerut membantu memperlambat laju pernapasan dan menghentikan hiperventilasi (atau pernapasan berlebih) yang menjadi ciri kecemasan dan panik. Ini teknik yang bagus untuk menenangkan anak-anak juga.

4. Bellow breath

Salah satu teknik dalam yoga yang bisa membantu untuk melepaskan energi alami dari dalam tubuh. Tujuannya adalah menggunakan diafragma untuk memompa pusar ke dalam pada setiap napas dan keluar pada setiap napas. Caranya duduk tegak, dengan tulang belakang lurus, pertama berlatih terengah-engah seperti anjing dengan mulut terbuka untuk mendapatkan ritme dan gerakan pusar yang benar.

Lalu tutup mulut dan lanjutkan ritme ini, bernapaslah melalui lubang hidung. Baik menghirup dan mengembuskan napas harus dengan durasi yang sama, selanjutnya sambil menghirup, angkat tangan ke atas kepala dan embuskan napas, bawa siku ke bagian samping. Ulangi sebanyak 15-20 kali, bertujuan untuk satu inhalasi dan satu pernafasan per detik. Jika merasa pusing maka istirahatlah, teknik ini tidak untuk dicoba oleh wanita yang tengah mengandung ya!


5. Teknik bernapas ‘Ha’

Teknik yang ini dikatakan untuk meringankan tekanan di kepala yang membuat pusing. Bernapas terlalu dangkal dapat menyebabkan pasokan oksigen yang tidak memadai ke pembuluh darah di otak dan itulah yang dapat menyebabkan sakit kepala. Gerakannya, pertama-tama, tarik napas dalam-dalam melalui hidung lalu buang napas dengan kuat melalui mulut, buat bunyi "ha", buka mulut lebar-lebar dan julurkan lidah sejauh mungkin ke arah dagu. Baru setelah itu tarik napas perlahan, kembali ke ekpresi wajah netral. Ulangi empat hingga enam kali.

6. Teknik pernapasan perut

Pernapasan perut atau pernapasan diafragma dianggap membantu mengurangi refluks asam karena dapat memperkuat otot-otot diafragma. Caranya, letakkan satu tangan di dada, yang satu lagi di perut. Tarik napas dalam-dalam dan perlahan ke hitungan empat atau lima, dengan mengarahkan udara ke perut sehingga tangan di dada tetap relatif diam sementara tangan di perut bergerak naik. Tarik napas selama tujuh atau delapan hitungan sembari terus bernapas perlahan seperti ini selama diri terasa nyaman.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA