Friday, 18 Oct 2019
Temukan Kami di :
Politik

Sebut Ba'asyir Dipenjara di Masa SBY, PSI: Rizieq Dua Kali Dipenjara, Tak Ada Isu Kriminalisasi

Dua kali Rizieq dipenjara pada masa SBY. Tidak ada pula isu kriminalisasi

Aisyah Isyana - 18/01/2019 20:45

Beritacenter.COM - Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengapresiasi keputusan Presidan Jokowi membebeaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. Toni juga menyinggung soal Ba'asyir yang dipenjara di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kita perlu ingat saja bahwa Ba'asyir dipenjara melalui proses hukum pada masa SBY. Tapi kok nggak ada yang mengatakan SBY mengkriminalisasi Ba'asyir?" ungkap Sekjen PSI Raja Juli Antoni kepada wartawan, Jumat (18/1/2019).

Baca juga :

Bicara era pemerintahan Presiden RI ke-6 SBY, Toni juga menyinggung masalah Habib Rizieq yang saat ini berada di Arab Saudi. Menurutnya, tudingan kriminalisasi ulama yang saat ini dialamatkan pada pemerintahan Jokowi, tidak terjadi di era Presiden SBY. Padahal, Habib Rizieq sempat dua kali dipenjara pada masa pemerintahan SBY.

"Dua kali Rizieq dipenjara pada masa SBY. Tidak ada pula isu kriminalisasi," ucap Toni.

Terlepas dari tudingan kriminalisasi itu, Toni mengaku jika PSI sangat menghormati alasan dibalik pembebasan Ba'asyir. Menurutnya, langkah Jokowi membebaskan Ba'asyir dengan alasan kemanusiaan sudah sangat tepat.

"Ada kearifan dan nilai kemanusiaan dalam proses hukum. Saya serahkan kepada Pak Jokowi untuk mempergunakan mekanisme konstitusional yang tersedia dalam kasus Ba'asyir," sebut Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA