Thursday, 21 Feb 2019
Temukan Kami di :
Politik

Prabowo Sebut Stok BBM Indonesia 20 Hari, Ini Kata Menteri ESDM

Fani Fadillah - 18/01/2019 08:12 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Ignasius Jonan

Beritacenter.COM - Pernyataan capres 02 Prabowo Subianto soal ketahanan energi membuat publik bertanya-tanya. Prabowo menyebut bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia hanya bisa bertahan sampai 20 hari.

Oleh karena itu dia mempertanyakan bagaimana keberlangsungan Indonesia di masa depan.

"Apakah negara yang cadangan bahan bakarnya hanya bisa bertahan 20 hari, cadangan berasnya juga hanya bisa bertahan 3 minggu, saudara-saudara apakah ini negara yang kuat, negara yang bisa langgeng?" katanya dalam pidato kebangsaan visi misi Indonesia Menang di JCC Senayan Jakarta, Senin (14/1/2019).

Baca juga:

Hal itu pun mendapat perhatian langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Ignasius Jonan.

Jonan membenarkan pernyataan tersebut. Tapi, cadangan untuk masing-masing jenis bahan bakar berbeda.

"Kalau BBM itu betul, jadi kurang lebih ya (20 hari) tergantung jenis. Ada yang jenis minyak tanah, avtur, kerosin atau yang itu dikelola oleh Total dan sebagainya," kata Jonan di Palembang, Kamis (17/1/2018)

Meski begitu, Jonan menyebut ada pula cadangan BBM yang bertahan lebih dari 21 hari. Terutama minyak tanah yang itu dapat bertahan lebih dari BBM jenis lain, yakni hingga 27 hari.

"Kurang lebih 21 hari sampai 27 hari dan yang paling panjang itu ya minyak tanah. Untuk penampungan sendiri, sebenarnya ini minyak jadi dan ditampung di tempat penampungan. Kenapa 21 hari? Maunya berapa?" kata Jonan.

Jonan mengatakan cadangan BBM bisa saja lebih dari jangka waktu tersebut. Tetapi nantinya pasti berdampak kenaikan harga BBM di pasaran dan membebani masyarakat.

"Tempat penampungan kalau cadangan lebih banyak ya, itu tentunya nanti biaya jadi naik. Ini bisa mengakibatkan harga di masyarakat naik," katanya.

"Ditanya lagi, kalau 21 hari apa cukup? Ya selama ini kan, Pertamina misalnya itu kan impor kapalnya datang tiap hari. Jadi selama 21 hari tidak ada masalah," tegas Jonan.

Dengan waktu cadangan 21-27 hari saja, lanjut Jonan, stok BBM secara nasional tidak pernah kekurangan. Bahkan Jonan menyebut waktu cadangan BBM dapat ditambah, tetapi membutuhkan tempat penampungan baru dan ongkos lebih besar.

"Selama ini apa masalah, secara nasional apa ada kekurangan pasok BBM? Kan itu tidak ada. Bisa saja ditambah lebih panjang, tapi ongkos lebih besar karena biaya lebih besar dan harus buat tempat penampungan baru," tutupnya.




Berita Lainnya

Ma'ruf Amin: Tahu Apa Ahmad Dhani Tentang NU?

21/02/2019 13:36 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA