Friday, 28 Feb 2020
Temukan Kami di :
Politik

Kubu Jokowi-Ma'ruf Yakin Unggul di Debat Perdana

Fani Fadillah - 16/01/2019 08:46 Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding

Beritacenter.COM - Dalam debat Pilpres putaran perdana, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding yakin Jokowi-Ma'ruf bakal unggul dari kubu lawan. Terutama soal isu korupsi yang bakal didebatkan pada Kamis 17 Januari 2019.

Baca juga:

‎"Pertama, kami telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk debat, dan kami yakin akan unggul dalam debat nanti," kata Abdul Kadir Karding, Rabu (16/1/2019).

Menurut Karding, Jokowi sudah siap bila diserang pertanyaan yang menyangkut isu korupsi. Kata Politikus Partai ‎Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Jokowi tidak pernah ikut campur masalah penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

‎"Pak Jokowi memiliki sikap tidak akan ikut campur soal siapa pun yang terlibat korupsi ‎dan beliau sendiri bersih," terangnya.

Karding menjelaskan, banyaknya pejabat serta politikus yang terjerat kasus korupsi di zaman Jokowi bukan sepenuhnya kesalahan capres nomor urut 01 tersebut. Sebab, korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya dan penyakit yang sangat akut.

Selama ini Jokowi juga mempersilahkan lembaga pimpinan Agus Rahardjo Cs untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara atau pun sekelas menteri.

"Prinsipnya Pak Jokowi tidak pernah terlibat dan tidak pernah mau ikut campur ‎jika ada pejabat atau bahkan sekelas menteri untuk dibela, itu prinsip yang baik dan dihargai," jelasnya.

Selain tidak mengintervensi penegakan hukum KPK, ditekankan Karding, Jokowi juga telah mendorong pemerintahan yang bersih dari korupsi dengan cara menerapkan sistem online dalam segi perizinan.

"Beliau semasa kepemimpinannya membangun sistem meminimalis korupsi, seperti misalnya pemberlakuan sistem online, perizinan yang lebih baik. Ke‎mudian, sistem yang dibangun di perbankan, untuk mencegah mafia perbankan," ungkapnya.

Begitu pula juga di dunia usaha, membangun banyak hal seperti uang non tunai yang mulai digalakkan‎. Budaya hukum juga yang semakin hari semakin perbaiki.




Berita Lainnya

Usulan Partai Islam Sulit Dipersatukan

28/02/2020 10:52 - Anas Baidowi

Kena Banjir, Pegawai di Jakarta Boleh Cuti

27/02/2020 16:33 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA