Monday, 30 Mar 2020
Temukan Kami di :
News

Tepis Pernyataan Prabowo, DPR : Polri Tak Berpihak Partai Atau Capres Manapun

Dewi Sari - 15/01/2019 23:15

Beritacenter.COM - Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato ' Indonesia Menang' meminta kepada aparat kepolisian setia kepada bangsa dan negara, bukan kepada individu. Hal itu disampaiakan saat pidato visi misinya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Senin (14/1/2018) malam.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni angkat bicara, menurutnya polisi sudah mampu menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada siapapun dalam Pemilu serentak yang akan berlangsung 17 April mendatang.

“Saya yakin Polri akan menjaga netralitas dengan tak menjadi alat partai ataupun calon presiden manapun, baik capres nomor urut 01 maupun 02,” kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (15/1/2019) malam.

Baca Juga : 

Sahroni mengungkapkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sejak tahun 2018 lalu secara tegas telah mengatakan akan menindak anggotanya yang bersikap tidak netral selama Pilkada. Kapolri bahkan menerbitkan aturan mengenai larangan bagi anggota Polisi untuk mendokumentasikan data Pilkada yang dituangkan dalam Telegram Kapolri Nomor STR/404/ VI/ Ops 1.3/2018 tentang pedoman petugas PAM di TPS pada Pilkada tahun 2018.

Lebih jauh Sahroni menuturkan, Polri melalui Divisi Propam juga telah membuka hotline terkait Pilkada serentak 2018. Melalui hotline tersebut, masyarakat dipersilakan melapor bila menemukan anggota Polri yang tidak netral selama pelaksanaan Pilkada. Ketidakprofesionalan Polri dalam netralitas Pemilu dapat disampaikan melalui nomor 021-7218615 ataupun surat elektonik dengan alamat divpropam99@gmail.com.

“Adanya aturan dikeluarkan Kapolri, ditambah tersedianya hotline pelaporan dari masyarakat bila ditemukan adanya anggota Polri tidak netral, seharusnya menjadi barometer bagaimana Polri telah mencoba meyakinkan netralitas mereka dalam pesta demokrasi mendatang,” tegas Sahroni.

“Masyarakat sekarang kritis, dan saya yakin Polri juga mengetahui itu. Masyarakat saat ini telah menjadi pengawas langsung bagaimana sikap Polri dalam Pemilu serentak mendatang. Jadi yakinlah bahwa Polri akan netral karena diawasi langsung oleh masyarakat,” sambungnya.

Sebelumnya, Prabowo saat menyampaikan pidato 'Indonesia Menang' meminta polisi setia kepada bangsa dan negara, bukan kepada individu. Dia meminta 'adik-adik'-nya di kepolisian ingat bahwa apa yang didapatkan di korps semuanya berasal dari rakyat, mulai pendidikan awal hingga bintang untuk perwira tinggi.

"Setialah kepada bangsa dan negara. Jangan kepada individu-individu. Kita harus yakin rakyat Indonesia mendambakan aparatnya berbuat yang terbaik untuk mereka. Tidak ada kekuasaan yang langgeng kalau tidak dicintai rakyatnya sendiri," kata Prabowo dalam pidatonya di Plenary Hall, JCC, Senin (14/1).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA