Tuesday, 26 Jan 2021
Temukan Kami di :
Politik

Paparkan Visi Misi, Jokowi Bicara Pembangunan Rumah untuk Milenial

Pembangunan perumahan, kurang lebih 13 juta rumah, terutama untuk anak-anak muda, milenial banyak yang belum memiliki rumah

Aisyah Isyana - 14/01/2019 10:39

Beritacenter.COM - Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) memaparkan visi misinya sebagai Presiden untuk 5 tahun ke depan. Jokowi memaparkan programmnya untuk generasi milenial, salah satunya pembangunan perumahan.

"Pembangunan perumahan, kurang lebih 13 juta rumah, terutama untuk anak-anak muda, milenial banyak yang belum memiliki rumah makanya 2015 kita bangun 700 ribu rumah, lalu 2016 sebanyak 700 ribu rumah, 2017 sebanyak 800 ribu rumah, 2018 sejumlah 1 juta rumah yang sudah kita selesaikan," kata Jokowi dalam salah satu acara yang disiarkan stasiun televisi swasta bertajuk 'Visi Presiden' seperti dilansir Antara, Senin (14/1/2019).

Baca juga :

Menurutnya, pemerintah akan menyediakan fasilitas uang muka dan fasilitas yang berbeda untuk pembangunan perumahan. Jokowi mengatakan, fasilitas keuangan perumahan itu diharapkan dapat memudahkan keluarga muda untuk memiliki rumah sendiri.

"Karena (fasilitas keuangan perumahan) itu disubsidi APBN sehingga lebih memudahkan keluarga-keluarga muda untuk mendapat perumahan," ujar capres petahana ini.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung pentingnya pembangunan infrastruktur bagi kehidupan masyarakat. Dia juga bercerita saat dirinya naik bus dari solo ke Jakarta memakan waktu 12-13 jam. Setelah dibangun jalan tol, Jokowi menikmati perubahan pembangunan infrastruktur itu sendiri, dimana dari Solo-Jakarta hanya menempuh waktu 6 jam.

"Saya ingat tahun 1985 saya sering, 2-3 hari sekali saya naik bus dari Solo ke Jakarta, memakan waktu kurang lebih 12-13 jam karena harus lewat jembatan, yang masih sempit, kemudian 'ngantre' baru maju lagi, kemudian jalan belum bagus, sekarang, setelah kita memiliki jalan tol, saya perkirakan Solo-Jakarta atau Jakarta-Solo hanya 6 jam," tutur Jokowi.

Untuk itu, Jokowi lantas menyampaikan perlunya keputusan politik yang tegas dalam menyelesaikan pembangunan jalan tol. Menurut dia, kadang ada beberapa keputusan politik yang perlu diselesaikan di lapangan.

"Kalau bisa putuskan di lapangan karena kondisinya harus diputuskan cepat, ini putusan politik yang kadang-kadang harus tegas, nabrak dan menyelesaikan itu di lapangan," papar Jokowi.

Jokowi mengaku sangat bersyukur atas pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Dia berharap pembangunan itu menjadi momentum perubahan Indonesia di masa yang akan datang.

"Saya bersyukur kita bangun infastruktur secara merata di seluruh tanah air, baik di wilayah Barat, Tengah, Timur. Kita harap ini menjadi lompatan besar bagi kita untuk maju ke depan lebih baik, dan sekali lagi kita akan lanjutkan pembanguan SDM secara besar-besaran dan ini juga fondasi, prasyarat bagi negara untuk maju, bersaing berkompetisi dengan negara-negara lain," sambungnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA