Wednesday, 27 Mar 2019
Temukan Kami di :
News

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Diduga Upaya Pelemahan KPU

Fani Fadillah - 11/01/2019 18:10 Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens

Beritacenter.COM - Kasus hoaks tujuh kontainer berisikan surat suara sudah tercoblos diduga sebagai upaya untuk merusak citra Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens.

Baca juga:

"Dalam kasus Andi Arief ini, kontainer surat suara itu, yang mau dicapai adalah merusak citra KPU, integritas KPU, sehingga nanti kalau misalnya kandidat terdulu kalah, yang dituduh atau disalahkan adalah KPU. Seakan-akan ada kecurangan disana," kata Boni saat menghadiri diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Boni mewaspadai adanya hoaks susulan yang akan terjadi jika polisi tidak membongkar tuntas kasus hoaks surat suara ini. Boni meminta Polisi menelisik siapa aktor intelektual ‎dalam kasus hoaks surat suara tersebut.

"Maka itu saya bilang, hati-hati ini sudah masuk wilayah keamanan pemilu, jadi jangan hoaks ini kita anggap persoalan sepele, ini masalah serius. Sudah menyangkut stabilitas negara," terangnya.

Hoaks tersebut terungkap setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendatangi langsung Tanjung Priok. Dari hasil penelusuran KPU dan Bawaslu, tenyata isu terkait surat suara sudah tercoblos tidak benar.

Polisi pun telah menetapkan lima tersangka kasus dugaan hoaks surat suara yang sudah tercoblos tersebut. Lima tersangka tersebut yakni berinisial MIK, BBP, LS, HY, dan J.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA