Thursday, 17 Jan 2019
Temukan Kami di :
News

Guru Tersangka Hoax Ternyata Pendukung Prabowo-Sandi

Fani Fadillah - 11/01/2019 15:22 Jumpa pers Polda Metro Jaya soal kasus hoax 7 kontainer surat suara tercoblos

Beritacenter.COM - Tersangka hoax 7 kontainer surat suara tercoblos, MIK mengaku dirinya merupakan pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. MIK harus berurusan dengan polisi lantaran menyebarkan hoax di akun Twitter-nya.

"Mengaku sebagai tim pendukung paslon 02," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (11/1/2019).

Baca juga:

MIK dijerat dengan UU ITE terkait ujaran kebencian juga penyebaran hoax, yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum PIdana.

MIK ditangkap usai polisi menemukan posting-an hoax tentang 7 kontainer surat suara tercoblos di akun Twitter-nya.

"Isinya apa tadi, berisi ditemukan 7 kontainer tadi. Dengan adanya tulisan itu dari Polda Metro Jaya membuat LP tanggal 4 Januari. Kita lakukan penyelidikan, kemudian kita periksa beberapa saksi lain, dan akhirnya kita naikkan jadi status ke penyidikan," sambungnya.

Polisi kemudian mengejar MIK yang awalnya terdeteksi di Majalengka. Namun ternyata MIK berpindah tempat ke rumahnya di Cilegon hingga akhirnya ditangkap pada 6 Januari 2019.

"Dia (tersangka) perannya buat kalimat yang dibuat sendiri di akun Twitter. Barang bukti 1 lembar capture akun Twitter, nah ini, barbuknya, jadi di Twitter dia itu ada tulisan ini (menunjukkan lembar screenshot). Jadi ada ini Twitter dia ada @dahnilanzar di atasnya, 'Harap ditindaklanjuti informasi berikut, di Tanjung Priok ada 7 kontainer yang berisi 80 juta surat suara yang sudah dicoblos. Ayo pada merapat, pasti dari Tiongkok'. Tapi di atas tulisan ini ada capture juga yang isinya viralkan, info dari sumber yang layak dipercaya dan seterusnya," papar Argo.

MIK dalam pemeriksaan sementara tak bisa menjelaskan kebenaran informasi 7 kontainer surat suara tercoblos. Namun MIK tetap menyebarkannya lewat Twitter.

"Hasil pemeriksaan yang bersangkutan membuat narasi kalimat tersebut itu dibuat sendiri yang bersangkutan dengan maksud memberi tahu kepada para tim ke paslon 02 tentang info tersebut. Ini menurut keterangan tersangka," pungkasnya.




Berita Lainnya

Ribuan PNS Yang Korupsi Bakal Disikat Habis

16/01/2019 14:01 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA