Friday, 18 Jan 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Hidup Sebatang Kara, Sugeng Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar di Bantul

Dewi Sari - 10/01/2019 16:10 ilustrasi

Beritacenter.COM - Sugeng Triyatno (58) seorang pria paruh baya yang tinggal sendirian di Bantul ditemukan tewas di dalam kamarnya. Penemuan jasad Sugeng berawal dari seorang pedang yang sedang melintas.

"Setelah mengecek di sekitar rumah korban, saksi melihat banyak lalat beterbangan dari ventilasi salah satu kamar. Karena curiga, saksi mendekat ke ventilasi itu dan baunya semakin menyengat," kata Kanit Reskrim Polsek Kasihan, Iptu Arujianto,Kamis (10/1/2019).

Penemuan itu pertama kali ditemukan oleh Sardiman Hadi Saputra (42) itu mencium bau tak sedap saat berjualan makanan dan melintas di depan rumah Sugeng sekitar pukul 10.30 WIB siang tadi. Sardiman kemudian memanggil tetangga untuk membantunya mendobrak pintu rumah yang beralamat di Dusun Sonopakis Lor, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul itu.

"Usai didobrak, di dalam kamar itu ternyata ada seorang pria yang terbaring di atas kasur dan kondisinya sudah meninggal," ujar Arujianto.

Sardiman kemudian langsung melaporkan ke Polsek Kasihan. Polisi bersama tim medis dari Puskesmas II Kasihan kemudian langsung menuju TKP.

Dari hasil pemeriksaan medis, Arujianto mengungkap tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan pada jasad Sugeng. Kini jasad Sugeng juga telah dimakamkan oleh keluarganya.

"Dari pemeriksaan medis tadi, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1x24 jam, karena tubuhnya sudah lebam-lebam," ujarnya.

"Dari keterangan saudara korban, ternyata korban (Sugeng) selama ini hidup sendiri dan mempunyai riwayat penyakit diabetes serta darah tinggi. Jadi dugaannya korban meninggal karena penyakit yang dideritanya, tertambah kami tidak menemukan barang yang mencurigakan di dalam kamar korban," imbuhnya.




Berita Lainnya

PKL Bentrok Dengan Satpol PP Saat Ditertibkan

17/01/2019 17:41 - Indah Pratiwi

Gokil...! Prabowo Di Suruh Ngaji, Malahan Nyanyi-Nyanyi

17/01/2019 14:11 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA