Thursday, 17 Jan 2019
Temukan Kami di :
Politik

Presiden Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas jika Ada Upaya Pelemahan KPU

Lebih lanjut Jokowi juga menyebut jika KPU adalah penyelenggara pemilu yang harus didukung oleh seluruh masyarakat. Karenanya, Jokowi meminta Kapolri agar menindak tegas pihak-pihak yang berupaya melemahkan KPU.

Sari Intan Putri - 10/01/2019 11:27

Beritacenter.COM - Presiden RI Joko Widodo meminta kepada Kapolri agar bersikap tegas terhadap semua usaha untuk melemahkan penyelenggara pemilu.

"Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan-kegiatan yang ingin melemahkan, melegitimasi KPU," kata Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi juga menyebut jika KPU adalah penyelenggara pemilu yang harus didukung oleh seluruh masyarakat. Karenanya, Jokowi meminta Kapolri agar menindak tegas pihak-pihak yang berupaya melemahkan KPU.

"Jadi kalau ada orang-orang ada pihak-pihak yang ingin melemahkan mendelegitimasi itu saya sampaikan ke Kapolri juga tegas," ungkap Jokowi.

Diketahui jika sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menilai ada serangkaian manuver berbahaya untuk merusak kredibilitas dan legitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu yang mandiri. Indikasinya, mengembuskan kabar bohong soal tujuh kontainer yang berisi kertas suara tercoblos.

Selain itu, adanya serangan putusan KPU soal debat yang dianggap berpihak pada pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Menurut, Ace hal itu juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan.

"Serangan itu bertujuan merusak kredibilitas KPU sebagai lembaga independen. Dengan tujuan akhirnya semua putusan KPU dianggap partisan. Ini menjadi pintu masuk untuk mendelegitimasi pemilu," sebut dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA