Thursday, 17 Jan 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Semakin Diteror KPK Semakin Garang Berantas Korupsi

Anas Baidowi - 10/01/2019 08:44

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Lembaga Stategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menyoroti soal teror yang diarahkan terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, pasca teror ini KPK tidak boleh kendur, tapi harus lebih berani memberangus praktik korupsi di Indonesia.

"KPK jangan surut bertugas. Harus semakin garang," kata Edi, Kamis (10/1).

Insiden itu, menurut Edi merupakan bagian dari aksi teror terhadap pihak-pihak yang ingin mengucilkan para pemberantas korupsi di Indonesia. Oleh sebabnya, Lemkapi mengecam aksi tersebut.

Dia juga meminta agar negara menjaga dan melindungi semua pahlawan-pahlawan penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.

"Masyarakat mendukung semua tindakan dan penegakan hukum yang dilakukan KPK," tuturnya.

Ia pun berharap, polisi segera menangkap pelaku teror dan berikan hukuman berat. "Tindakan pelaku tidak bisa kita biarkan," tegasnya.

Sebelumnya, dua rumah pimpinan KPK yakni, Agus Rahardjo dan Laode M Syarief diteror benda yang diduga bom oleh orang tidak dikenal, pada Rabu 9 Januari 2019 dini hari. Kejadian di dua lokasi tersebut waktunya tidak berselang lama.

Di rumah Agus di daerah‎ Bekasi ditemukan tas berisi benda mencurigakan berupa paku, kabel, paralon, batre panasonic, hingga serbuk yang diduga semen putih. Benda tersebut diduga bom rakitan berjenis high ekspolsive.

Sementara di rumah Syarief, terdapat pecahan botol dengan sumbu serta bekas kepulan asap yang diduga merupakan bom molotov. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus dugaan teror bom di rumah dua pimpinan KPK tersebut.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA