Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Polres Ciamis Amankan Seorang PNS yang Terlibat Kasus Penggelapan Dalam Jabatan

Beberapa kasus yang berhasil diungkap yakni, tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan tindak pidana penggelapan dalam Jabatan di Universitas Galuh.

Sari Intan Putri - 08/01/2019 17:48

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Ciamis kembali mengungkap kasus kriminalitas di awal tahun 2019. Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso memimpin konferensi pers kasus kejahatan yang berhasil diungkap oleh Polres Ciamis.

Kegiatan yang digelar di Mapolres Ciamis sekira Pukul 15.30 WIB, Selasa (08/01/2019) tersebut turut dihadiri juga oleh AKP Hendra Virmanto (kasat Reskrim Polres Ciamis), AKP Agoeng Ramdani (Kasat Lantas Polres Ciamis), IPTU Hj. Yeni Idaningsih (Paur Humas Polres Ciamis) dan IPTU Misman (Kanit I Sat Reskrim Polres Ciamis).

Beberapa kasus yang berhasil diungkap yakni, tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan tindak pidana penggelapan dalam Jabatan di Universitas Galuh.

Dalam kasus tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik, tersangka utama adalah YD (31). Beralamat di Perum Green Side Residence E 3/15 Rt 005 Rw 025, Kel. Palumbonsari Kec.Kerawang Timur Kab. Kerawang.

"Atas perbuatan tersangka dikenakan pasal 27 ayat (3) Jo pasal 45 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU no. 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 4 (empat) tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 750.000.000," ucap Kapolres Ciamis, Selasa (08/01/2019).

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yaitu satu unit hp dengan merk OPPO beserta dua sim card.

Sementara kasus kedua yaitu tindak pidana penggelapan dalam Jabatan di Universitas Galuh. Modus operandi pelaku dengan melakukan perencanaan dan mencairkan uang FIKES Universitas Galuh tidak sesuai dengan kebutuhan anggaran yang diajukan oleh panitia kegiatan.

Pelaku diketahui berinisial TJ (54) yang merupakan PNS dan beralamat di Perum Pratama Galuh II, Ciamis. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, SK Pengangkatan sebagai Dekan, SK Pemberhentian dari Jabat Sebagai Dekan, Bukti Pengambilan uang Fikes Unigal Sebesar Rp. 105.000.000 dari Bank BRI, Bukti Pengambilan uang Fikes Unigal Sebesar Rp. 50.000.000 dari Bank BSM, Bukti Pengambilan uang Fikes Unigal sebesar Rp. 55.000.000 dari Bank BNI, Surat Pemblokiran dan Surat Pengajuan Kebutuhan Anggaran Fikes Universitas Galuh Th. 2018.

"Atas perbuatan tersangka dikenakan pasal 374 jo pasal 372 KUHPidana dan/atau Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara," tegas Kapolres Ciamis.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA