Friday, 10 Apr 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Cicipi Timah Panas Polisi, Begal Sadis Tewaskan Pendeta Diringkus di Wamena Papua

Aisyah Isyana - 03/01/2019 08:39

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian berhasil meringkus tiga begal sadis yang menewaskan Pendeta Claarce Rinssampesy (60), di Wamena, Papua. Lantaran berupaya melarikan diri saat hendak ditangkap, polisi terpaksa melesatkan timah panas mereka kepada para pelaku.

Tiga begal sadis yang berhasil diringkus polisi itu diketahui beranama Save Kosi (19), Maikel Sabulai (25), dan Akiok Wuka (25). Penangkapan terhadap para pelaku dilakukan didua lokasi berbeda, pada Rabu (2/1/2019).

Baca juga :

Save dan Maikel diringkus polisi dirumahnya, sementara Akiok diringkus di Jl Ahmad Yani Kota Wamena. Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku lantaran berupaya melawan petugas dan melarikan diri.

"Ketiganya ditangkap setelah dilumpuhkan karena saat ditangkap melakukan perlawanan kepada petugas," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Kamis (3/1).

Tersangka Akiok Wuka diketahui sebagai residivis yang melarikan diri dari Lapas Wamena dan menjadi target perburuan polisi. Tak hanya meringkus pelaku, polisi juga menyita senjata tajam parang, pisau, dan kampak, yang digunakan para pelaku untuk melancarkan aksi begal.

Kamal mengatakan, ketiga tersangka merupakan pelaku pembegalan terhadap pendeta Claarce Rinssampesy (60), sekira pukul 19.25 WIT, Jum'at (28/12/2018). Saat kejadian terjadi, korban tengah dibonceng menuju rumahnya didepan Gereja Efata, Wamena. Para pelaku dengan sadis membacok korban dan merampas tas yang dibawanya.

"Korban sempat dirawat, namun dua hari kemudian korban meninggal dunia akibat luka bacokan yang diderita," ujar kamal.




Berita Lainnya

Curi Gabah Petani, Yoga Dicokok Polisi

09/04/2020 12:19 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA