Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Jelang Akhir Tahun 2018, Polres Ciamis Ungkap Kasus Curanmor, Miras Oplosan Hingga Obat Terlarang

Aisyah Isyana - 31/12/2018 15:30

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Ciamis mengungkap sejumlah kasus kejahatan jelang akhir tahun 2018. Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menggelar konfrensi pers terkait kasus kejahatan yang berhasil diungkap Polres Ciamis.

Pada konfrensi pers itu, Bismo turut didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto, Kasat Narkoba AKP Darli, Paur Humas Iptu Iis Yeni Idaningsih, Kasat Tahti Iptu Sumaryadi, dan KBO Narkoba Ipda Edi Permadi.

Kasus-kasus yang berhasil diungkap Polres Ciamis yakni, tindak pidana menyimpan dan mengedarkan sedian farmasi jenis obat tramadol. Pelaku yang diamankan yakni, DM (28) warga Dusun Landeuh, Kelurhan Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan, Ciamis.

"Atas perbuatannya, tersangka DM dijerat pasal 196 jo pasal 198 Undang-undang No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan denda Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah)," jelas Bismo dalam konfrensi pers di Mapolres Ciamis, Senin (31/12/2018).

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, 140 butir sediaan farmasi tablet bulat yang berwarna putih diduga obat jenis Tramadol. Barang bukti disita polisi dari bagian atas saku jaket pelaku.

Sementara kasus kedua, yakni tindak pidana membuat-meracik, menjual, menyerahkan minuman oplosan beralkohol jenis Ciu. Modus yang digunakan pelaku, yakni mengedarkan miras oplosan jenis ciu. Polisi menyita barang bukit miras oplosan jenis ciu yang disimpan dalam 4 jerigen yang masing-masing berisi 25 liter.

Pelaku yang bekerja sebagai buruh diketahui berinisial A (26) warga Kp Waluran RT 029 RW 002, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Tersangka dijerat pasal 204 ayat (1) KUHPidana jo pasal 62 ayat (1) Undang-undang RI No.08 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp. 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah).

Kasus ketiga yakni tindak pidana penyalahgunaan psikotropika jenis obat alprazolam 1 mg merk mersi. Pelaku berinisial DT (36) warga Perum Griya Mediteranean II, Desa Sukaasih, Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, dan HM (31) warga Dusun Padasuka, Ds. Lengkongsari Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Kedua pelaku diketahui sebagai pengguna dan pengedar obat terlarang tersebut. Polisi meyita 30 butir psikotropika jenis Alprazolam dari pelaku. "Keduanya dijerat pasal 62 Undang-undang RI No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)," paparnya.

Sementara kasus keempat, yakni tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Pelaku berinisial WS (28) warga Padaherang, Kabupaten Pangandaran, dan C (36) warga Cilacap, Jateng, membobol motor yang ditargetkan dengan kunci letter T. Tak hanya itu, kedua pelaku juga mengambil motor dengan kunci yang masih menempel pada stop kontak.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita 2 (dua) buah anak mata kunci T yang ujungnya lancip, 1 (satu) buah kunci yang terbuat dari besi yang berbentuk huruf Y, 1 (satu) buah kunci yang terbuat dari besi yang berbentuk hurup T, dan 1 (satu) buah kunci magnet.

"Kedua tersangka dijerat pasal 363 ayat (1), ke-4e dan ke-5e KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," jelas Bismo.

Kasus terakhir yakni, Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan. Pelaku mengambil motor yang ditargetkan dengan merusak kuncinya menggunakan kunci letter Y. Pelaku berinisial AS (34) warga Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing, Ciamis.

Barang bukti yang disita dalam kasus ini yakni, 1 (satu) buah kunci yang berbentuk huruf Y berikut mata kunci, 1 (satu) unit kendaraan R2 merk Yamaha Jupiter MX bernopol Z-6649-KJ beserta 6 (enam) unit R2 berbagai merk dan type.

"Pelaku yang merupakan residivis ini terancam dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-5e KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," pungkasnya.




Berita Lainnya

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

23/08/2019 16:09 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA