Friday, 28 Feb 2020
Temukan Kami di :
Politik

Timses: Sayur Lodeh dan Pecel Gambarkan Kesederhanaan Jokowi-Ma'ruf

Menu yang cukup bersahaja, seperti sayur lodeh, pecel, ditambah buah jeruk dan kelengkeng, tadi juga menggambarkan kesederhanaan dan keindonesiaan kedua pemimpin

Aisyah Isyana - 28/12/2018 20:29

Beritacenter.COM - Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan cawapres KH Ma'ruf Amin di kediamannya. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto menyebut pertemuan satai Jokowi dan Ma'ruf sebagai bentuk kesederhanaan

Hasto menyebut keduanya sebagai kombinasi kepemimpinan nasionalis dan agamis yang saling mengisi. Terlebih, Jokowi dan Ma'ruf tumbuh dari kalangan masyarakat biasa dan menjalani hidup seperti rakyat lainnya di Jawa Tengah dan Banten. Bahkan, keduanya juga menyantap makanan biasa seperti rakyat kebanyakan.

Baca Juga :

"Menu yang cukup bersahaja, seperti sayur lodeh, pecel, ditambah buah jeruk dan kelengkeng, tadi juga menggambarkan kesederhanaan dan keindonesiaan kedua pemimpin," kata Hasto kepada wartawan, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, Jokowi dan Kiai Ma'ruf selalu kompak dan selalu menjaga komunikasi meski tak selalu melalui pertemuan fisik seperti dilihat publik. Terlebih, Jokowi sendiri memiliki agenda yang cukup padat sebagai Presiden.

Presiden Jokowi makan siang dikediaman Ma'ruf di Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat. Pada pertemuan itu, keduanya membahas hasil survei elektabilitas hingga keluarga. Hasto menyebut, Jokowi mengedepankan stategi kampanye yang penuh etika dan sopan santun.

"Pak Jokowi tadi mengimbau kepada semua pihak, termasuk di medsos, supaya memproduksi meme yang kreatif dan lucu serta menghentikan yang bersifat negatif dan bikin orang marah," kata Hasto.

Hasto juga menyinggung prihal adanya pihak yang kerap memfitnah Jokowi-Ma'ruf hanya karena ambisi politik semata. Hasto mengaku heran dengan hal itu lantaran menilai Jokowi-Ma'ruf sebagai pemimpin bangsa yang mencerminkan kebersahajaan.

"Pak Jokowi adalah sosok yang sangat sederhana dan penuh karisma. Kiai Ma'ruf Amin menunjukkan keulamaan yang penuh kebijaksanaan. Tak ada sama sekali pertontonan kekuasaan dan tumpukan kekayaan. La kok masih ada yang tega memfitnah dan melempar hoax tentang keduanya," tandas Hasto.




Berita Lainnya

Usulan Partai Islam Sulit Dipersatukan

28/02/2020 10:52 - Anas Baidowi

Kena Banjir, Pegawai di Jakarta Boleh Cuti

27/02/2020 16:33 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA