Sunday, 29 Mar 2020
Temukan Kami di :
Politik

Soal Video Prabowo Joget Diacara Natal, PSI: Kenapa Ditutupi Ya, Kenapa Harus Dihapus?

Saya malah melihat Pak Prabowo sangat autentik di video itu. Tapi sayang kenapa harus ditutupi ya? Kenapa harus dihapus? #LawanPolitikSARA

Aisyah Isyana - 27/12/2018 17:07

Beritacenter.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan prihal dihapusnya momen capres Prabowo Subianto saat berjoget di acara Natal keluarganya. Mengaku tak ada yang salah dengan momen itu, PSI menyayangkan dihapusnya video tersebut.

"Saya malah melihat Pak Prabowo sangat autentik di video itu. Tapi sayang kenapa harus ditutupi ya? Kenapa harus dihapus? #LawanPolitikSARA," ujar Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, melalui Twitter-nya, Kamis (27/12/2018).

Baca juga :

Untuk diketahui, momen Prabowo berjoget di acara Natal itu sebelumnya diunggah oleh keponakannya, Rahayu Saraswati Djodjohadikusumo, dalam Instagram storynya. Setelah momen itu ramai diperbincangkan, video itu sudah tak ada di instagramnya.

Prihal ramainya momen Prabowo berjoget diperbincangkan, Sara sempat menjelaskan bahwa joget itu hanyalah joget biasa, bukanlah joget yang bersifat kerohanian.

Kendati begitu, Antoni menilai jika video itu seharusnya tak perlu sampai dihapus. Dia menilai, tak ada yang salah dengan Prabowo menghadiri perayaan Natal yang digelar oleh keluarganya. Antoni juga menilai hal itu bukanlah sebuah aib yang harus ditutupi.

"Capres mereka akhirnya terjebak kepada budaya hipokrit. Dalam politik tanpa politisasi agama mestinya Pak Prabowo rileks saja, apa salahnya punya orang tua dan saudara-saudara beragama Kristen? Mestinya bukan aib yang perlu disembunyikan," tuturnya.

Antoni lantas menyinggung prihal politisasi agama yang dinilainya kerap dilakukan kubu Prabowo. Menurutnya, eks Danjen Kopassus itu terjebak dalam budaya hipokrit atau kemunafikan.

"Karena politisasi agama yang terus kalian lakukan, sekarang kalian sendiri yang sibuk klarifikasi kedatangan capres kalian ke acara Natal keluarga. Sekarang terasa kan kehidupan sosial-personal jadi nggak rileks karena ulah kalian sendiri. Saya sih kasihan," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA