Thursday, 09 Jul 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polres Tuban "Gerebek" Pabrik Miras Ditengah Sawah

Indah Pratiwi Budi - 21/12/2018 16:33

Beritacenter.COM - Polres Tuban berhasil membongkar pabrik produksi arak yang beroperasi di tengah areal persawahan di Dusun Janten Desa Ngino Kecamatan Semanding Tuban.

Lokasi yang jauh dari pemukiman warga, membuat lokasi tersebut tidak mencolok, bahkan warga setempat tidak mengetahui jika tempat tersebut digunakan sebegai lokasi produksi arak ilegal. Petugas yang melakukan pengintaian selama satu minggu akhirnya berhasil membongkar adanya produksi miras ilegal di tempat ini.

Penggrebekan pabrik arak di area persawahan itu berlangsung dramatis. Pasalnya keberadaannya pabrik miras itu, petugas harus melewati jalan yang sempit untuk menuju lokasi itu, serta harus melingkar masuk hutan dan masuk di lahan persawan.

Selain itu, kegiatan pembuatan arak yang hanya dilakukan pada tengah malam ini dengan minim penerangan, membuatb petugas harus menguras tenaga untuk menunggu pelaku datang.

Baca Juga :

Kompol Teguh Priyo Wasono, Wakapolres Tuban menjelaskan, dari penggrebekan ini petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak 160 botol arak yang sudah siap edar, 1 dandang besar, 2 kompor gas 3 kilogram, 4 drum, pompa air, yang di tinggalkan ketiga pelaku yang masih bersaudara itu.

"Petugas juga menemukan sebuah HP yang tertinggal di lokasi, yang merupakan milik dari pelaku," kata Kompol Teguh Priyo Wasono.

Seluruh barang bukti yang diamankan, langsung dibawa petugas ke polres setempat untuk penyelidikan. Sayangnya, petugas tidak berhasil mengamankan 3 orang pelaku yang kabur saat penggerebegan berlangsung.

Pelaku yang saat ini masuk dalam status daftar pencarian orang, nantinya akan di jerat dengan pasal 135 jo pasal 71(2) dan pasal 140 jo pasal 86(2) uu no 18 th 2012 tentang pangan atau pasal 204 ayat (1) kuh pidana, dengan acaman hukuman penjara maksimal 45 tahun penjara.




Berita Lainnya

Polisi Berhasil Bekuk 8 Pelaku Pemerkosaan Janda Muda

09/07/2020 08:23 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA