Wednesday, 20 Mar 2019
Temukan Kami di :
Investasi

51% Saham Freeport Milik RI, Jokowi: Ini Adalah Sejarah

Anas Baidowi - 21/12/2018 16:22

Beritacenter.COM - Presiden Jokowi baru saja mengumumkan pengambilalihan 51,2% saham PT Freeport Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Presiden mengatakan ini momen bersejarah.

"Hari ini merupakan momen yang bersejarah, setelah Freeport beroperaso di Indonesia sejak 1973. Dan kepemilikan mayoritas ini kita gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," kata Presiden Jokowi saat konfrensi di Istana Negara bersama sejumlah menteri CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, dan Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, Jumat (21/12).

Lewat pengambilalihan ini pendapatan buat negara juga dinilai akan lebih baik dari pajak maupun royalti. Terakhir Jokowi menyampaikan isu lingkungan hingga smelter semuanya sudah diselesaikan dan disepakati.

Indonesia mengakuisisi PT Freeport Indonesia lewat holding BUMN Pertambangan, PT Inalum (Persero) dengan nilai mencapai US$ 3,85 miliar atau setara Rp 55,8 triliun. Untuk membeli 51% saham PT Freeport Indonesia ini, Inalum menerbitkan surat utang global senilai US$ 4 miliar, salah satu nilai terbesar sepanjang sejarah RI.

Dengan kesepakatan di atas, Indonesia kini memiliki kendali atas cadangan terbukti dan terkira di lapangan PTFI yang secara kasar bernilai Rp 2.400 triliun, yang terdiri dari 38,6 miliar pound tembaga, 33,8 juta ounce emas, dan 156,2 juta ounce perak.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA