Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Membelot Berujung Pemecatan dari PAN, Muhidin: Saya Tetap di Jokowi

Saya tetap, walaupun dipecat, saya tetap di Jokowi

Aisyah Isyana - 12/12/2018 23:47

Beritacenter.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan sanksi tegas terhadap Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan, Muhidin, yang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf. PAN memutuskan untuk memecat Muhidin dari partai.

Meski begitu, dukungan Muhidin kepada Jokowi yang berujung sanksi pemecatan itu sama sekali tak membuatnya jera. Muhidin mengaku akan tetap pada pendiriannya untuk memilih mendukung Jokowi.

"Saya tetap, walaupun dipecat, saya tetap di Jokowi," ungkap Muhidin seperti dilansir detik, Rabu (12/12/2018).

Baca juga :

Muhidin sendiri sebelumnya sempat mengatakan jika dirinya akan menerima segala resiko yang diterimanya atas dukungan untuk Jokowi. Muhid pun mengaku tak gentar dan tetap pada keputusannya untuk tidak mengikuti partai yang mengusung Prabowo-Sandiaga.

"Saya tetap saja berkomitmen membesarkan PAN karena kita ingin memutihkan Kalsel," tegas Muhidin.

Alih-alih dipecat dari PAN, Muhidin justru mendapat sambutan hangat dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Muhidin bahkan mendapat tawaran untuk bergabung dalam timses capres-cawapres nomor urut 01 tersebut.

"Jadi teman-teman PAN yang bergabung di Kalsel ini tentu mereka sudah menunjukkan niat baik dan perjuangannya untuk Pak Jokowi. Kalau misalnya mereka dipecat di partainya, kami akan terima di tim sukses, dengan senang hati," ungkap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, Rabu (12/12).

Karding mengatakan, pihaknya tak hanya akan menerima Muhidin saja, namun semua gerbong dan tokoh yang direkomendasikan juga akan diterima masuk kedalam timses, dimana Muhidin sendiri mengklaim mendapat loyalitas dari 200 ribu kader PAN Kalsel.

"Bukan hanya Ketua PAN Kalsel, tapi seluruh gerbongnya, tokoh-tokoh yang direkomendasikan, akan kita masukkan ke timses," sebut Karding.

Untuk diketahui, PAN mengambil sikap tegas untuk memecat Ketua DPW Kalsel, Muhidin, dari partai. Pemecatan itu merupakan buntut pembelotan Muhidin yang mendeklarasikan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"DPP telah melakukan tindakan tegas dengan memberhentikan Ketua DPW Kalsel," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno dalam keterangan tertulis, Rabu (12/12).

"DPP telah menghimpun masukan dari Ketua dan pengurus DPW Kalsel, tentang alasan dan latar belakang dari deklarasi yang dilakukan pada Minggu (9/12) malam. Deklarasi dilakukan oleh Ketua DPW PAN Kalsel Muhidin bersama sejumlah pengurus," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA