Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Dolar AS Kembali Melemah Terhadap Rupiah

Diketahui juga jika di pasar valuta asing, dolar AS kemudian turun tipis ke Rp 14.585. Kemudian, dolar AS bergerak melemah dan sempat berada di level Rp 14.595. Saat ini, posisi dolar AS justru melemah ke Rp 14.560.

Sari Intan Putri - 12/12/2018 15:00

Beritacenter.COM - Dibuka di level Rp 14.595, dolar Amerika Serikat (AS) diketahui tengah alami pelemahan terhadap rupiah.

Diketahui juga jika di pasar valuta asing, dolar AS kemudian turun tipis ke Rp 14.585. Kemudian, dolar AS bergerak melemah dan sempat berada di level Rp 14.595. Saat ini, posisi dolar AS justru melemah ke Rp 14.560.

Secara year to date (ytd), nilai dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 7 persen. Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada, menyatakan meski sentimen dari dalam negeri masih ada yang positif namun tidak juga membuat laju rupiah berbalik menguat justru sebaliknya dimana cenderung kembali melemah.

Sentimen positif dari langkah Bank Indonesia (BI) untuk mengerahkan semua amunisi intervensi, mulai dari intervensi dan lelang DNDF, intervensi pasar spot dan pembelian SBN di tengah gejolak kondisi global hingga pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang akan fokus pada 6 hal dalma APBN 2019 belum cukup direspon baik oleh rupiah.

6 hal tersebut yakni peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan infrastruktur, peningkatan efektivitas perlindungan sosial, pelaksanaan agenda demokrasi, penguatan birokrasi yang efisien dan efektif, serta penanggulangan dan mitigasi bencana.

Sementara itu, pelemahan rupiah juga turut berimbas pada kondisi global misalnya mundurnya Gubernur Bank of India, Urjit Patel, sehingga melemahkan rupee hingga berbalik menguatnya laju euro seiring pemberitaan langkah PM Inggris, Theresia May, yang sedang mencari dukungan pada Uni Eropa untuk merubah kesepakatan Brexit yang baru.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA