Thursday, 23 Jan 2020
Temukan Kami di :
Politik

Dinilai Gagal di DKI-Jabar Jadi Alasan Prabowo-Sandi Sasar Jateng

Lukman Salasi - 10/12/2018 18:38

BeritaCenter.com – Rencana pemindahan markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah karena dinilai gagal mendulang suara di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Kalau kami melihat seperti itu, mereka gagal meraih suara di Jakarta, Banten, Jabar (Jawa Barat). Akhirnya geser ke Jateng. Itu bukti, dia nggak mampu meraup suara," ucap juru bicara (jubir) TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Arya menilai tidak khawatir bila BPN Prabowo-Sandi memindahkan markasnya ke Jateng. Sebab, menurut Arya, Jateng sudah menjadi basis yang kuat bagi Jokowi.

"Mereka (masyarakat Jateng) merasakan bagaimana hasil-hasil pembangunan Pak Jokowi," tambah Arya.

Rencana pemindahan markas BPN Prabowo-Sandi itu dilakukan pada awal 2019. Salah satu alasan pemindahan itu disebutkan untuk mendulang suara yang lebih banyak mengingat Jateng menurut Sandi memiliki jumlah pemilih yang besar.

"Prabowo-Sandi menyadari, Jateng adalah medan yang menantang, dan pengalaman Pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus. Sudah dipertimbangkan kemungkinan Pak Sandi akan pindahkan pos pemenangan di Jateng," ucap anggota BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, sebelumnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA