Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Penjual Blangko e-KTP Online Ditangkap Polisi

Fani Fadillah - 10/12/2018 17:16

Beritacenter.COM - Terduga penjual blangko e-KTP online berhasil diringkus polisi. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Agus Nugroho.

"Penjualan blangko dalam hal ini e-KTP, jadi yang bersangkutan yang menjual blangko itu sudah kami amankan, inisialnya DID asal Lampung," kata Agus saat konferensi pers di Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/12).

Baca juga:

Terkait penangkapan DID, Agus tak menjelaskannya dengan rinci, hanya saja saat ini pihaknya tengah menelusuri calo pembuatan e-KTP di media sosial.

"Terkait dengan calo di media sosial, kami sudah menerima laporan itu dan ditangani Polda Metro. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pelaku itu hanya menyediakan jasa pengurusan e-KTP, STNK, BPKB dan dokumen lainnya. Di sini, bahwa yang bersangkutan hanya menyediakan jasa saja. Tetapi kami tetap akan menindaklanjuti hal ini," jelasnya.

Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya juga tengah mendalami kasus pembuangan e-KTP asli di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Termasuk pemalsuan e-KTP di Pasar Pramuka.

"Nanti kalau sudah berhasil akan disampaikan kemudian," ujarnya.

Jumlah KTP elektronik yang dibuang di Duren Sawit sebanyak 2.158 keping. Dari 2.158 keping tersebut, 68 di antaranya sudah rusak fisiknya. KTP tersebut dipastikan dicetak pada tahun 2011, 2012 dan 2013 dan sudah tidak berlaku lagi.

"Itulah yang perlu saya garisbawahi. Kami sudah melakukan pendalaman," kata Agus.

"Terkait dengan penanganan perkara ini, kami akan sinergi dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan Polres Jaktim. Kalau ada pengembangan lebih lanjut, akan kami awasi. Terkait hal ini pula, kami sudah berkomitmen dengan Kemendagri untuk bekerja sama bahwa kita akan melakukan tindakan yang tegas terhadap oknum masyarakat terkait tindak pidana penyalahgunaan dokumen negara, terutama masalah e-KTP," lanjutnya.

Terakhir, Agus mengimbau kepada masyarakat agar jangan tergiur dengan tawaran pengurusan dokumen kependudukan. Dia meminta agar masyarakat dapat mengurus sendiri dan mengikuti prosedur yang ada.

"Saya mengimbau kepada masyarakat tidak terpengaruh dengan penawaran yang menjanjikan kemudahan dalam proses pembuatan e-KTP. Mari kita ikuti aturan dan prosedur yang ada dan sudah digariskan dengan UU yang berlaku dan Kemendagri khususnya Dukcapil berserta jajarannya," tuntasnya.




Berita Lainnya

Jual Pil Koplo Dikaleng Biskut, Ilyas Dicokok Polisi

20/10/2020 09:20 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA