Saturday, 20 Apr 2019
Temukan Kami di :
Opini

Generasi Milenial Sebut Punya Rumah Sendiri Hanya Sebatas Mimpi

Indah Pratiwi - 10/12/2018 14:52

Beritacenter.COM - Memiliki rumah pribadi merupakan dambaan setiap orang baik ruumah yang berukuran kecil dan besar.

Bukan hanya saja orang dewasa yang telah menikah, para generasi milenial juga memiliki cita-cita untuk memiliki rumah pribadi. Di usia yang produktif, seharusnya generasi milenial dapat membeli apa saja yang mereka idamkan.

Akan tetapi, pada kenyataannya harga properti atau rumah semakin melambung tinggi dari hari ke hari, hingga mimpi untuk memiliki rumah bagi generasi milenial hanya sebatas mimpi.

Harga-harga properti yang semakin meningkat, ironisnya masih banyak anak muda yang terlena memboroskan uangnya untuk hal-hal yang tak begitu penting.

Hal ini akan menjadi masalah apabila tidak berhati-hati mengatur keuangan, bisa-bisa sampai tua kita hidup yang berpindah-pindah tempat tinggal karena tak memiliki rumah sendiri.

Para generasi Milenial tidak ingin mengalami hal itu bukan? Yuk pintar-pintar berhemat dan rajin menabung agar uangnya yang ditabung bisa untuk beli rumah. Nah, untuk terhindar dari pemborosan uang, berikut adalah cara agar tabungan bisa meningkat.

1. Jangan Sering Nongkrong di Tempat Cafe atau Coffeshop
Bayangkan, berapa rupiah yang harus dikeluarkan untuk nongkrong di coffeeshop atau cafe kekinian? Walau hanya Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu saja, kalau dikumpulkan lumayan juga nominalnya. Apalagi jika ditambah dengan beli-beli makanan atau snack. Bisa-bisa sekali nongkrong Rp 100 ribu melayang dalam sebulan atau perminggu.

2. Stop Belanja Fasyen
Jangan mudah tergoda dengan belanja baju, tas dan sepatu maupun belanja barang lainnya. Memang, biasanya hal ini sering tergoda oleh golongan wanita. Tapi, sudah saatnya pengaturan penghematan uang harus dilakukan. Agar uang tabungan yang dikumpulkan dapat membeli rumah di kemudian hari.

3. Jangan Sering Travelling
Ini penting, sebagian orang rela mengeluarkan biaya tinggi demi mengabadikan foto bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Di lokasi tujuan, lebih memilih berfoto-foto demi konten sosial media ketimbang mendapatkan pengalaman, menikmati alam atau mempelajari sejarahnya.

Namun yang buat terasa miris di hati adalah jika sang traveler ini memaksakan diri. Menguras tabungan bahkan ada yang demi traveling ke luar negeri, rela berhutang sampai melakukan penipuan. Oleh itu, sadari benar-benar bahwa ada pribahasa 'Hemat Pangkal Kaya'.




Berita Lainnya

Berkembang Pesatnya Islam di Tanah Eropa

16/04/2019 03:01 - Indah Pratiwi

GEMPAR...! Cara-cara 'KOTOR' Kubu 02

12/04/2019 00:17 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA