Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
Peristiwa

OPM Klaim Dalangi Penembakan di Nduga, Polri: Itu Propaganda

Indah Pratiwi - 07/12/2018 15:55

Beritacenter.COM - Penembakan yang terjadi di Trans Papua oleh Kelompok Bersenjata di Mbua, Kabupaten Nduga, Papua pada 2-3 Desember 2018 kini telah dikuasai oleh aparat gabungan TNI dan Polri.

Menurut Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan saat ini TNI-Polri sudah memberikan perintah penguasaan daerah di Distrik Mbua.

BACA JUGA

"Kita sudah mengusai keadaan distrik di Papua. Bapak Kapolda dan Pangdam memimpin langsung sejak insiden," kata Iqbal usai menghadiri kegiatan kenaikan tipe Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jum’at (7/12/2018).

Data yang telah diterima, kata Iqbal, saat ini sudah ada belasan korban yang dinyatakan tewas. Mereka telah dievakuasi. Selain itu, masyarakat sempat menjadi tawanan yang kini sudah dapat dievakuasai.

"Belasan tewas sudah dievakuasi bahkan sudah dipertemukan dengan keluarga, beberapa masyarakat berhasil kita evakuasi, puluhan tawanan yang berhasil melarikan diri juga berhasil dievakuasi," Iqbal menjelaskan.

Dia melanjutkan, TNI dan Polri tidak akan terpancing dengan propaganda dari kelompok yang mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka(OPM) yang mengaku jadi dalang aksi penembakan di Trans Papua. OPM mengklaim yang ditembak adalah tentara berpakaian spil bukan pekerja.

"Narasi yang mengaku juru bicara OPM itu bahan saja, kita gak mau terpancing proganda," kata Iqbal.

Saat ini, TNI-Polri telah melakukan penyelidikan untuk membuktikan peristiwa itu secara utuh. Dirinya mengaku belum bisa menyampaikan kelompok bersenjata dari mana meski bukti sudah dikumpulkan Polri.

"Saat ini tim sudah bergerak melakulan penegakan hukum, kalau sudah clear kelompok mana yang bertindak, khusus untuk KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) kita paham dari mana," ujarnya lagi.

Dia menegaskan, TNI dan Polri sedang mengejar dan berusaha menangkap para pelaku penembakan tersebut. Ia meminta media untuk memberikan ruang TNI dan Polri dalam bertugas penuh.

"Doakan saja TNI dan Polri segera melakukan proses hukum di manapun mereka (KKB) berada dan kita akan tangkap di mana pun berada," tutupnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA