Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Pemerintah Minta Pegiat HAM Dunia Buka Mata Dengan Kekejaman KKB di Papua

Lukman Salasi - 06/12/2018 12:25

BeritaCenter.com – Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang membantai puluhan pekerja Trans Papua sangat biadab dan dikutuk semua pihak. Pemerintah secara khusus meminta pegiat HAM dunia buka mata dengan fakta kekejaman KKB.

"Kepada pegiat HAM dalam negeri dan luar negeri, lihat ini dengan mata terbuka, bukan mata sebelah... 31 masyarakat sipil dengan niat baik bekerja, ikut menyejahterakan masyarakat Papua, tapi jadi korban perilaku tidak beradab," kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Moeldoko meminta personel TNI-Polri yang dikirim menangani kasus penembakan di Trans Papua bertindak profesional. Dia ingin prajurit RI tak terpancing aksi brutal KKB.

"TNI-Polri tetap jaga profesional dan bekerja secara proporsional. Tidak boleh terpancing, bahwa kita prajurit yang beradab dan menjaga sebaiknya," ujar Moeldoko.

Jumlah korban tewas dari aksi pembunuhan oleh KKB ini sempat simpang siur. Awalnya disebutkan ada 31 pekerja yang meninggal dunia. Tapi kapolri mengatakan ada 20 orang yang gugur.

"Sebanyak 19 orang merupakan pekerja dan 1 anggota TNI yang gugur," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Pemerintah tak tinggal diam atas aksi penembakan oleh KKB. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh pelaku penembakan di Trans Papua ditangkap.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA