Sunday, 05 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Proses Evakuasi Jasad Pekerja Jembatan Trans Papua Terkendala Medan dan Cuaca

Aisyah Isyana - 05/12/2018 14:29

Beritacenter.COM - Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin mengatakan, pasukan gabungan TNI-Polri yang ditugaskan untuk mengevakuasi jasad pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua, masih belum menjangkau lokasi lantaran terkendala cuaca dan medan yang gelap.

"Sampai saat ini anggota kami yang berangkat ke TKP (tempat kejadian perkara) dari Wamena belum bisa menjangkau TKP karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan hari sudah gelap," kata Martuani melalui pesan singkat, Rabu (5/12/2018).

Baca juga :

Menurutnya, pasukan TNI-Polri sudah berangkat sejak pagi dengan berjalan kaki ke lokasi pembantaian. "Saat ini anggota kami sejak pagi sudah berangkat menuju tempat yang diperkirakan TKP penembakan. Semua dilakukan dengan jalan kaki," jelas Martuani.

Senada dengan Martuani, Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi menyampaikan pihaknya masih berusaha mengevakuasi jasad para korban.

"Saat ini pasukan TNI berusaha melaksanakan evakuasi terhadap korban pembunuhan yaitu di bukit," ucap Aidi saat dikonfirmasi secara terpisah.

Diberitakan sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menyebut korban pembunuhan pekerja pembangunan jembatan Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, sejauh ini diverifikasi berjumlah 19 orang.

Sebelumnya, pekerja korban pembunuhan brutal yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) Papua itu disebutkan berjumlah 31 orang. Namun, Wiranto menverifikasi total ada 25 pekerja PT Istaka Karya yang sempat ditahan para pelaku.

"Setelah ada laporan resmi ya, pasukan sudah bisa kontak dengan mereka. Maka sementara yang sudah dapat kita sampaikan bukan 31 ya, tapi dari 25 yang mereka tahan, mereka melakukan penembakan yang sangat brutal," jelas Wiranto di kantornya, Rabu (5/12/2018).

"Ada 6 yang bisa melarikan diri, sehingga sekarang ini korban yang mereka tembak dan meninggal jelas itu 19 ya. Dan 4 bisa diselamatkan oleh pasukan kita dan 2 dua sedang dilakukan pencarian," sambungnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA