Saturday, 24 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polrestabes Bandung Gagalkan Peredaran Ratusan Jeriken Tuak asal Sukabumi

Aisyah Isyana - 04/12/2018 14:19

Beritacenter.COM - Pengiriman ratusan jeriken berisi minuman keras (miras) jenis tuak berhasil digagalkan jajaran Polrestabes Bandung. Dua pria berinisial PT dan RS diamankan polisi. Rencananya, tuak sebanyak 125 jeriken itu akan diedarkan dan dijaul di Bandung.

Pengungkapan kasus ini bermula saat tim Prabu Polrestabes Bandung mengamankan truk di Jalan Pasir Koja, Kota Bandung, Senin (3/12). Truk pengangkut tuak itu diketahui berasal dari Wilayah Tegal Bulet, Kabupaten Sukabumi.

"Rencananya tuak ini diedarkan dan dijual di Bandung," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (4/12/2018).

Baca juga :

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku membeli tuak sebanyak 125 jeriken di Sukabumi dengan harga Rp70 ribu perjeriken. Keduanya membawa tuak itu ke Bandung untuk di jual kembali, seharga Rp100 ribu perjerikennya.

"Sistemnya itu mereka mangkal, terus yang beli mendatangi mereka," kata Irman.

Kedua pelaku diketahui telah melakoni bisnis ini sejak bulan Mei 2018. "Setiap minggunya, tiga kali mereka mengambil tuak dari Sukabumi kemudian dijual lagi di Bandung," tuturnya.

Bisnis miras keduanya terhenti usai tim Prabu menggagalkan rencana mereka membawa truk berisi tuak ke Bandung. Tim Prabu mencurigai muatan truk yang dibawa kedua pelaku.

"Kemudian dari baunya, itu tercium oleh Tim Prabu, sehingga diamankan," ucap Irman.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 28 Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol dengan ancaman pidana paling lama 3 bulan dan denda Rp 50 juta rupiah.

Saat ini, kedua pelaku sudah mendekam dibui Mapolrestabes Bandung. "Kita akan kembangkan dengan menelusuri sumbernya," kata Irman.




Berita Lainnya

Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

24/10/2020 12:46 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA