Wednesday, 22 Sep 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Habib Bahar di Reuni 212: Lebih Baik Busuk di Penjara Dari Pada Minta Maaf

Anas Baidowi - 02/12/2018 11:28

Beritacenter.COM - Habib Bahar bin Smith turut berorasi di atas panggung Reuni Akbar Mujahid 212. Dalam orasinya Bahar juga menyinggung kasusnya yang tengah di proses aparat penegak hukum terkait isi ceramah yang menyebut presiden banci.

"Kenapa saya katakan 'Presiden Banci'? Makanya kalau nonton isi ceramah yang utuh bukan dipotong-potong," ucap Habib Bahar, Minggu (2/12).

Alasan Habib Bahar menyebut banci berdasar pada apa yang terjadi saat aksi 411. Menurutnya, saat itu para ulama ditembak gas air mata.

"Ketika 411, aksi 411, jutaan umat Islam ribuan ulama berkumpul di depan Istana menemuinya. Justru para ulama ditembak gas air mata, presidennya kabur dan lari. Saya berkata karena ketidakrelaan saya saudara-saudara saya itu dizalimi," kata Habib Bahar.

Habib Bahar kemudian kembali menyampaikan tidak akan meminta maaf atas apa yang diucapkannya. Dia memilih busuk di dalam penjara daripada harus meminta maaf.

"Maka saya sampaikan. Jikalau dalam beberapa hari ke depan, beberapa minggu ke depan, saya ditangkap karena membela rakyat yang susah. Kalau saya ditangkap, dipenjara, berjanjilah kalian, jangan pernah kalian padamkan api perjuangan. Siap lanjutkan perjuangan?" ucap Habib Bahar yang disambut siap oleh para peserta reuni 212.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA