Monday, 10 Dec 2018
Temukan Kami di :
Politik

Sebut Pilpres Armagedon, Timses Jokowi Sedih Amin Rais Melihat Pilpres Sebagai Perang

Sedih saya, sekarang banyak tokoh, seperti Pak Amien, melihat pilpres itu sebagai perang, sebagai bencana yang akan menghancurkan bumi

Aisyah Isyana - 30/11/2018 18:17

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengaku sedih dengan pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, yang mengibaratkan hari pencoblosan Pilpres seperti halnya Armageddon.

"Sedih saya, sekarang banyak tokoh, seperti Pak Amien, melihat pilpres itu sebagai perang, sebagai bencana yang akan menghancurkan bumi," ungkap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Jumat (30/11/2018).

Karding mengatakan, Pilpres harusnya dilihat sebagai pesta demokrasi yang mengembirakan. Dia mengaku heran Amien Rais mengibaratkan tanggal 17 Apri 2019 yang merupakan hari pencoblosan, sebagai armagedon yang merupakan akhir zaman atau kiamat.

"Kalau dari kita melihat ini adalah kiamat, perang saudara, maka itu yang akan terjadi nanti karena sebagai pemimpin sudah memilih pandangan seperti itu," kata Karding.

Baca juga :

"Saya pribadi memandangnya pilpres ini kita lihat biasa-biasa saja. Santai-santai saja. Dan kita ingin memilih pemimpin yang kira-kira ke depan yang membawa kita menuju ke kemaslahatan, kebaikan," lanjut politikus PKB itu.

Menurutnya, paradigma yang dijabarkan Amien sudah tidak tepat. Terlebih, Amien Rais mengibaratkan Pilpres 2019 seperti Bratayuda, yang mana dalam pewayangan merupakan perang saudara antar keluarga Kurawa dan Keluarga Pandawa.

"Saya kira paradigma atau pandangan seperti itu tidaklah tepat, bahwa demokrasi yang mau kita bangun adalah mendewasakan demokrasi yang dibangun berdasarkan nilai-nilai budaya, agama, dan juga nilai-nilai dunia," sebut Karding.

Karding mengatakan, seharusnya Pilpres tidak dilihat sebagai sesuatu yang berbahaya. Dia menilai, Pilpres harusnya dapat diniatkan sebagai proses pemilihan pemimpin terbaik untuk memajukan Indonesia.

"Dan pemimpin Indonesia yang mau kita pilih adalah yang terbaik untuk mencapai Indonesia yang sejahtera, Indonesia yang adil, makmur, maju," sebutnya.

"Karena itulah hakekat dari pemilihan pemimpin. Janganlah kita melihat pilpres ini adalah akhir atau awal kehancuran bangsa kita. Saya optimis bahwa pilpres ini justru akan menjadi jembatan terbaik untuk menuju Indonesia yang lebih maju," tambah Karding.

Sekedar diketahui, Amien Rais menyinggung peta Pilpres 2019 dalam forum konsolidasi di sela Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah yang akhirnya memenangkan Sunanto sebagai ketum pada Rabu (28/11).

"Ini permainan memang tinggal empat setengah bulan lagi. 17 April itu adalah pertaruhan yang terakhir apakah unsur-unsur PKI akan menang ataukah sebaliknya," kata Amien Rais dalam video pertemuan yang menyebar di kalangan Muhammadiyah, Jumat (30/11).

Dalam acara itu, Amien Rais menyebut 17 April yang merupakan tanggal Pilpres sebagai pertarungan. "Ini pertarungan Baratayuda, Armageddon, sudah kurang dari empat setengah bulan. Jadi kita harus betul-betul konsolidasi," tuturnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA