Friday, 24 May 2019
Temukan Kami di :
News

Pertimbangkan Arahan Polisi, Kapitra Siap Tunda Aksi Kontemplasi 212

Ya kalau gitu, terpaksa kita harus setuju. Karena kalau aparat sudah mengeluarkan saran seperti itu, tentu harus menjadi prioritas kita pertimbangkan

Aisyah Isyana - 30/11/2018 17:47

Beritacenter.COM - Kapitra Ampera mengaku siap mengikuti saara polisi yang memita agar Aksi Kontemplasi 212 ditunda. Menurutnya, sudah menjadi prioritas untuk dipertimbangkan pihaknya jika polisi meyarankan agar aksi tandingan Reuni 212 itu ditunda.

"Ya kalau gitu, terpaksa kita harus setuju. Karena kalau aparat sudah mengeluarkan saran seperti itu, tentu harus menjadi prioritas kita pertimbangkan. Apalagi kalau sudah ada analisa intelijen dan sebagainya," kata Kapitra saat dihubungi, Jumat (30/11/2018).

Baca juga :

Kapitra juga memastikan jika pihaknya tak ingin terjadi bentrok antar umat Islam. Namun, dia berkeringinan untuk dapat menunjukkan wajah Islam yang ramah dan damai.

"Saya juga tidak ingin ada bentrok dan sebagainya. Kita ingin menunjukkan kedamaian Islam. Tapi kita kan nggak tahu kalau ada yang nyusup dan segala macam, itu kan domain intelijen," ujarnya.

Kapitra mengatakan, perbedaan dalam hal pilihan politik itu boleh-boleh saja dan sudah biasa terjadi. Namun, dia berharap agar perbedaan itu tak sampai meruntuhkan persaudaraan antar seseama umat.

"Pilihan politik berbeda itu biasa, boleh. Tapi ukhwah islamiyah tidak boleh terpecah-pecah karena politik. Apalagi ada kekerasan antar muslim ya nggak bisa terima juga, saya nggak mau itu terjadi. Kita ingin semua damai, kita ingin membesarkan agama. Kita lepaskan baju politik kita," tuturnya.

Adapun saran mengenai penundaan Aksi Kontemplasi 212 itu disampaikan setelah polisi mendapatkan analisis intelijen. Alasannya, kegiatan tersebut berbarengan dengan Reuni 211.

"Memang ada surat masuk, ada pemberitahuan. Yang diinisiasi oleh pak Kapitra yang berkaitan dengan hal yang sama, di tempat yang sama. Tapi setelah intelijen ada pemberitahuan yang akan melihat seperti apa. dan dari intelijen nenyarankan kepada panitia untuk ditunda pelaksanaannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA