Sunday, 05 Apr 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Ini Alasan Dibalik Perkasanya Rupiah

Fani Fadillah - 29/11/2018 16:44

Beritacenter.COM - Pada perdagangan hari ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat tajam. Faktor eksternal yakni pernyataan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menjadi kunci utama menguatnya Rupiah.

Pengamat Ekonomi David Sumual mengatakan, faktor eksternal berpengaruh besar terhadap nilai tukar Rupiah. Apalagi tadi malam, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan suku bunga mendekati level netral, pernyataan ini ditafsirkan oleh investor sebagai dovish.

"Suku bunga AS normal. Jadi dengan itu suku bunga tidak akan menghambat pertumbuhan normal. Akibat pernyataan itu market termasuk Dow Jones menguat, ini membuat dana kembali masuk ke emerging market termasuk Indonesia," ujarnya, saat dihubungi.

Selain faktor eksternal, dari internal seperti Paket Kebijakan Ekonomi ke XVI direspons positif juga oleh pasar. Hal itu juga menjadi penguat Rupiah.

"Tidak terlalu besar pengaruh internal. Yang besar menurut saya masih dari eksternal, pernyataan Jerome Powell," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil mempertahankan penguatan tajam pada perdagangan sore ini. Rupiah kini berada di level Rp14.300-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Kamis (29/11/2018) pukul 16.49 WIB, Rupiah perdagangan spot exchange menguat 146,5 poin atau 1,01% ke level Rp14.382 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.339 per USD – Rp14.465 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 140 poin atau 0,96% ke Rp14.380 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.330 per USD – Rp14.460 per USD.




Berita Lainnya

Pendapatan Driver Online dan Ojol Anjlok

18/03/2020 18:46 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA