Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Peras Warga Rp15 Juta, Pria Ngaku-ngaku Jadi Kapolsek Diringkus Polisi di Bogor

Aisyah Isyana - 27/11/2018 16:13

Beritacenter.COM - Personel Reskrim Polsek Pesanggrahan menangkap seorang pria bernama Komarudin di wilayah Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat. Pria itu ditangkap oleh polisi lantaran mengaku sebagai Kapolsek dan melakukan pemerasan terhadap warga.

"Modusnya mengaku sebagai pejabat Polri dan menjanjikan bisa membebaskan tersangka yang telah ditahan," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana J Karepesina dalam keterangannya, Selasa (27/11/2018).

Baca juga :

Maulana menjelaskan, kasus ini bermula saat pelaku melihat berita di internet soal tawuran yang mengakibatkan korban meninggal, pada 1 Novemer 2018. Komarudin memanfaatkan berita itu untuk melakukan penipuan terhadap orangtua siswa yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Selanjutnya, pelaku menghubungi salah satu orangtua anak bernama Deni Hariyanto, pada 3 November lalu. Kepada korban, tersangka mengaku sebagai Kapolsek Pesanggrahan dan meminta korban mentransfer uang Rp15 juta agar anak korban bernama Rian Ikhsan yang berstatus saksi dapat dibebaskan.

"Korban yang merasa ketakutan langsung mentransferkan uang tersebut, setelah dikonfirmasi kepada penyidik, barulah korban sadar bahwa telah menjadi korban penipuan," ujar Kompol Maulana.

Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku, usai mendapati laporan terkait kasus tersebut. Tak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti seperti 2 unit handphone, 1 buah kartu ATM, serta rekap nomor telepon beberapa instansi pemerintah.

"Pelaku merupakan residivis dengan modus kasus serupa pada tahun 2013, yang pernah ditangani oleh unit 2 Jatanras Polda Metro Jaya. Pelaku sering melaksanakan aksinya, diduga ada beberapa TKP di luar wilayah hukum Polsek Pesanggrahan," jelas Kompol Maulana.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk mencari kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Sementara tersangka sendiri sudah ditahan dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penipuan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA