Monday, 10 Dec 2018
Temukan Kami di :
Bisnis

Izin Frekuensi Internet Bolt dan Firstmedia Bakal Dicabut Pemerintah, Apa Kabar Nasib Pelanggannya ?

Indah Pratiwi - 16/11/2018 22:01

Beritacenter.COM - Menunggaknya pembayaran Biaya Hak Penggunaan(BHP) frekuensi yang dimiliki oleh PT Internux(Bolt) dan PT First Media Tbk membuat pemerintah akan mencabut izin frekuensi pada 17 November 2018 besok.

Menurut Mentri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi kinerja dan kewajiban seluruh operator broadband di Indonesia secara reguler.

PT Internux(Bol) memiliki tunggakan biaya BHP mencapai Rp343,57 miliar dan First Media Rp364,84 miliar dengan totap Rp708,41 miliar dalam kurun waktu 2016-2017.

Jika tunggakan itu belum dibayar hingga Sabtu, 17 November 2018 besok, pemerintah akan mencabut izin pita frekuensi radio(IPFR) milik penyedia layanan itu. Pencabutan itu hanya izin frekuensi saja, bukan pencabutan izin operasi, Jumat(16/11).

"Ini menggunakan frekuensi 2,3 GHz, bukan berkaitan dengan izin operasi, tapi izin frekuensi, kalau tidak ada settlement sampai 17 November, bisa dicabut izin penggunaan frekuensi," kata Rudiantara.

Pencabutan izin frekuensi ini akan berimbas pada layanannya sehingga para pelanggan kedua perusahaan itu tidak bisa menikmati layanan internet.

"Akibatnya, pelanggan yang menggunakan kedua layanan BWA (broadband wireless access) di pita 2,3 GHz itu juga akan kehilangan layanan," imbuh Rudiantara.




Berita Lainnya

Lion Air Terancam Sanksi

20/11/2018 18:06 - Indah Pratiwi

Maskapai Merpati Siap Terbang Lagi di Udara

12/11/2018 14:16 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA