Tuesday, 22 Oct 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Terbongkar! Eks HTI Galang Kekuatan Lewat Pertemuan Khilafah Dunia di Bogor

Lukman Salasi - 13/11/2018 19:08

BeritaCenter.com – Agenda pertemuan khilafah sedunia yang akan diadakan di Bogor ternyata ajang galang kekuatan eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Hal ini terbongkar dari agenda pertemuan acara tersebut.

Dilihat dari undangan acara yang beredar diduga memiliki agenda yang erat kaitannya dengan organisasi masyarakat yang telah dilarang di Indonesia yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Agenda itu mendakwahkan doktrin negara berbasis kekhilafahan kepada para pengikutnya.

Acara pertemuan khilafah itu akan dilangsungkan pekan depan, Sabtu (17/11) di Masjid Az-Zikra. Rencananya pertemuan dengan konten syiar, silaturahmi, dan dialog itu akan dihadiri sekitar 3.000 orang. Acara akan diisi dialog terbuka soal Indonesia dari titik awal kebangkitan kekhalifahan.

Diakui Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky, pihaknya sempat menerima pengajuan perizinan keramaian dari panitia pekan lalu. Namun dipastikan tidak akan mendapat izin karena adanya penolakan dari ulama dan masyarakat.

"Dengan tegas, Polres Bogor tidak akan memberikan izin syiar dan kekhalifahan Islam se-dunia yang akan dilaksanakan di Masjid Az- Zikra, Sentul. Acara berpotensi menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat serta membahayakan NKRI," katanya di Mapolres Bogor, Selasa (13/11).

Dicky menyebut, sebagian besar masyarakat Bogor melalui aliansi mahasiswa dan ulama juga menolak perhelatan acara itu. Dengan demikian, bila panitia memaksa menggelar acara, polisi dengan tegas akan membubarkan paksa.

"Bila panitia keukeuh menggelar acara, bila itu di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Kami akan bubarkan paksa," tambah Dicky.

Polisi juga telah berkordinasi dengan tempat penyelenggara yakni Az-Zikra dan ketua yayasan juga tidak akan memberikan tempat berlangsung acara tersebut bila tidak ada izin dari kepolisian.




Berita Lainnya

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

21/10/2019 17:13 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA