Thursday, 13 Dec 2018
Temukan Kami di :
Politik

Reuni 212 Sarat Agenda Politik

Lukman Salasi - 13/11/2018 14:41

BeritaCenter.com – Rencana reuni aksi 212 yang digagas Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif dinilai sarat agenda politik dikarenakan urusannya telah selesai.

K.H. Ma’ruf Amin mengaku tidak akan hadir jika diundang ke reuni tersebut. Dia tidak akan hadir jika ada agenda politik di dalam reuni itu.

" Untuk apa reuni itu? Untuk apa? Urusannya 212 sudah selesai kalau hanya urusan kekeluargaan, silaturahim, tapi kalau ada agenda politik tidak perlu (tidak perlu hadir)," terang Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Namun, menurut Ma'ruf, reuni itu bagus digelar jika tujuannya untuk silaturahmi. "Jangan kemudian menjadi gerakan politik tertentu untuk apa namanya, merobohkan gitu loh rezim, untuk mengganggu pemerintahan yang ada. Saya kira asal tidak dalam arti seperti itu, itu silaturahmi biasa saja saya kira bagus saja," papar Ma'ruf.

Sebelumnya, Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma'arif mengatakan reuni aksi 212 tidak jauh berbeda dengan aksi pada 2016 lalu. Dia menyebut sudah ada beberapa peserta aksi yang menyewa gerbong kereta dan memesan tiket pesawat.

"Sedang dipertimbangkan, didiskusikan, dimusyawarahkan dengan panitia. Tidak beda jauh dengan 212 tahun 2016 dari berbagai provinsi sudah siap. Sudah ada yang sewa beberapa gerbong kereta. Sudah beli tiket pesawat, insyaallah kita silaturahim lagi, kita akan tausiah, zikir, sekaligus memperingati Maulid Nabi di hari Ahad, bulan Desember tanggal 2," kata Slamet di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA