Monday, 10 Dec 2018
Temukan Kami di :
Teknologi

Serangan Siber Akan Semakin Canggih di Revolusi Industri 4.0

Indah Pratiwi - 12/11/2018 12:12

Beritacenter.COM - Dunia industri yang menuju 4.0 akan mengalami ancaman yang sangat serius di dunia maya dimana dunia bisnis itu nantinya akan menjadi sasaran kejahatan siber yang diprediksi akan terus mengalami peningkatan.

Dilansir dari perushaan software security terkemuka, ESET melaporkan ada beberapa tantangan besar menjadi sandungan dunia industri bahwa ancaman itu bisa menyebabkan kerusakan dan kerugian yang besar bagi banyak perusahaan, Senin(12/11).

Tantangan utama yang dihadapi perusahaan industri 4.0 adalah saat peralihan industri yang tentunya mendorong efektifitas dan efisiensi perusahaan. Manufaktur industri menjadi tujuan target para penyerang siber. Berdasarkan studi Enterprise Enviromental Factor(EEF) menjelaskan ada 48 persen produsen di beberaa titik telah mengalami insiden keamanan siber hingga membuat kerugian finansial.

Industri manufaktur adalah paling sering dijadikan target untuk serangan siber. Selain itu, Industrial Control System(ICS) dan Supervisory Control and Data Acquisition(SCADA) merupakan perangkat lunak yang digunakan industri manufaktur, infrastruktur dan bidang lain yang menyimpan segudang kelemahan dalam sistem keamanan perusahaan.

Kasus penyerangan ini pernah terjadi salah satunya serangan malware BlackEnergy(2015) dan Industroyer(2016) yang menyebabkan listrik di Ukraina maupun Iran padam.

Selain itu, serangan Grey Energy(2018) dirancang untuk manufaktur. Akan tetapi, juga ada untuk menyerang pembangkit listrik, perusahaan transmisi, pengolaan minyak dan gas maupun pabrik serta layanan bandara.

 




Berita Lainnya

Rumor Hangouts Akan Dinonaktifkan, Google : Hoax

06/12/2018 11:18 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA