Sunday, 29 Mar 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Tebarkan Isu "SARA" BADI Desak Bawaslu Usut Penghinaan Yang Dilakukan "Prabowo"

Indah Pratiwi Budi - 12/11/2018 11:25

FOKUS : Boyolali

Beritacenter.COM - Barisan Advokat Indonesia (BADI) melaporkan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas ucapan ‘Tampang Boyolali’. Meski Prabowo sudah meminta maaf, BADI menganggap candaan Prabowo tersebut memiliki unsur SARA.

“Kami memberikan laporan untuk memastikan apakah benar ini adalah sebuah pelanggaran atau bukan, biar ini tidak berlarut dan kemudian ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua,” kata Ketua Presidium BADI, Andi Syafrani di Bawaslu.

Menurut Andi, unsur SARA terkait golongan ini dimuat dalam Pasal 280 ayat (1) huruf c UU Pemilu No. 7/2017. Pasal tersebut menyatakan larangan peserta atau tim kampanye menyuarakan penghinaan terhadap seseorang, golongan, agama, ras, serta peserta pemilu lainnya.

Baca Juga :

“Kita ingin pemilu berjalan dengan damai, santai, bahkan penuh dengan candaan. Tapi tentu candaan yang tidak berbau SARA,” kata dia.

Andi mengatakan, BADI sudah menyertakan beberapa bukti dalam pelaporan tersebut. Salah satunya rekaman pernyataan Prabowo terkait ‘Tampang Boyolali’. “Kami tadi sudah menyampaikan (bukti) flashdisk berisi rekaman video yang beredar, saya kira sudah banyak di media massa maupun di berbagai macam jaringan medsos,” Andi melanjutkan.

BADI pun meminta Bawaslu mencermati pelaporan yang disampaikannya. “Ya nanti hari Jumat mereka (Bawaslu) akan konfirmasi apakah ini akan teregistrasi atau tidak,” Andi mengakhiri.

Banyak pihak yang meminta kasus Prabowo tetap diproses hukum. Meski sudah meminta maaf, namun unsur SARA atas ucapan Prabowo menjadikan kasus tersebut tetap berlanjut. Seperti kasus Ahok yang tetap berlanjut di meja hijau.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA