Thursday, 22 Aug 2019
Temukan Kami di :
Olahraga

Ternyata Hal Ini yang Membuat Lewis Hamilton Ancam Mundur dari Balapan Jet Darat

Hal itu dikarenakan Liberty Media (pemilik balap F1 saat ini) terus-menerus menambah jadwal balap untuk musim laga 2019. Untuk musim tahun depan, jadwal balapan masih terdiri dari 21 seri, berlangsung paruh Maret hingga Desember.

Sari Intan Putri - 09/11/2018 17:24

Beritacenter.COM - Sebuah kabar datang dari peraih gelar juara dunia Formula One (F1) lima kali yakni Lewis Hamilton (marcedes). Lewis Hamilton mengancam akan mundur dari pentas balap formula.

Hal itu dikarenakan Liberty Media (pemilik balap F1 saat ini) terus-menerus menambah jadwal balap untuk musim laga 2019. Untuk musim tahun depan, jadwal balapan masih terdiri dari 21 seri, berlangsung paruh Maret hingga Desember.

Namun, telah disebutkan oleh Liberty Media, telah tertarik untuk menambah seri-seri baru di antara nomor-nomor seri yang sudah ada.

Sebut saja Vietnam yang bersiap-siap masuk kalender F1 pada 2020, serta GP F1 Miami yang akan menjadi nomor ekstra, mengingat telah ada GP F1 Amerika Serikat di Circuit of the America (COTA), Austin, Texas.

"Saya tak akan ikut balap F1 bila di kalender jumlahnya mencapai 25 seri, itu sudah pasti," tutur driver berpaspor Britania Raya ini, yang diungkapkan menjelang GP F1 Brasil. Jujur saja, sekarang pun serasa sudah membalap 25 seri. Idealnya 18 kali, itu angka yang paling realistis seperti di zaman old," kata Hamilton.

Hamilton tak menampik fakta, bahwa semakin banyak balapan, akan semakin tersita waktu buat keluarga dan kehidupan pribadi.

"Saya seseorang yang sangat mencintai balapan. Turun berlaga menuntut sebuah komitmen sebegitu dalam, termasuk menyadari begitu banyak waktu kami untuk berada jauh dari keluarga. Musim balapan terasa semakin panjang dan waktu libur kami semakin pendek," tandas Hamilton.

Hamilton juga mengatakan jika jeda antara satu seri dengan seri sebegitu singkat, sehingga menuntut kesiapan emosi dan fisik sesegera mungkin.

"Putaran waktu terasa sedemikian singkat, baru memulai persiapan, satu seri sudah lewat. Mengubah pikiran tidak bisa semudah itu: kami mesti punya cara untuk mengakhiri "rasa" di satu seri dan memulihkan stamina, kemudian terjun ke seri berikutnya dengan "rasa" baru. Hal ini sangatlah sulit," tutup Lewis Hamilton.




Berita Lainnya

Manny Pacquiao Ditantang Petinju Asal Inggris

30/07/2019 15:38 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA