Wednesday, 14 Nov 2018
Temukan Kami di :
Politik

Yusril Ihza Mahedra: Prabowo Tidak Bisa Diharapkan, Hanya Mau Enaknya Sendiri Sebagai Ketua Koalisi

Lukman Salasi - 08/11/2018 10:25

BeritaCenter.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra membuat pengakuan mengejutkan soal Prabowo Subianto yang disebutnya tidak bisa diharapkan sebagai ketua koalisi. Prabowo dinilai hanya mau enaknya sendiri karena sulit diajak komunikasi.

"Saat ini Habib Rizieq pun tidak bisa menelepon Pak Prabowo, jadi emang agak susah dihubungi, bagaimana diharapkan jadi ketua koalisi," kata Yusril di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Yusril yang kini lebih memilih bergabung dengan Capres-Cawapres nomor 01 itu lantas berbicara soal sarannya kepada Prabowo terkait polemik koalisi tersebut. Di sinilah Yusril mengungkit soal 'draf aliansi' yang dibahas bersama ulama bahkan dikirim ke Habib Rizieq Syihab diabaikan Prabowo.

"Saya berharap ketua koalisi Prabowo undang semua ketua partai koalisi bahas masalah ini agar semua peserta koalisi merasa nyaman bersama-sama berjuang dalam koalisi. Namun kalau ketua koalisi tidak pernah mau membahas masalah ini, saya menganggap ketua koalisi hanya mau enaknya sendiri, tanpa peduli dengan nasib peserta koalisi lainnya," sebut Yusril.

"Saran ini sudah saya sampaikan ke Pak Prabowo melalui Pak Sandi, tapi sampai hari ini tidak pernah ditanggapi. Saya utuskan Kaban dan Ferry Noor bertemu Habib Rizieq bahas masalah ini. Hasilnya, sejumlah tokoh dan ulama merumuskan 'draf aliansi' di rumah KH A Rasyid Abdullah Syafii. Draf itu dilaporkan ke HRS oleh Munarman dan dikirimkan tanggal 13 Oktober 2018 ke Pak Prabowo untuk direspons. Hingga kini tidak ada respons apa pun dari beliau," jelas dia menambahkan.




Berita Lainnya

Reuni 212 Sarat Agenda Politik

13/11/2018 14:41 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA