Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Malaysia Jatuhi Hukuman kepada Salah Seorang WNI Setelah Menyimpan Foto Kegiatan Terorisme

Eq sebenranya baru tiba beberpa bulan di Malaysia setelah menikahi perempuan warga negara Malaysia. Perempuan tersebut berprofesi sebagai peternak bebek.

Sari Intan Putri - 06/11/2018 12:50

Beritacenter.COM - Senin (05/11/2018) kemarin, Eq Maulana Dunda (25) yang merupakan WNI di Malaysia dihukum 30 bulan penjara oleh pengadilan tinggi Malaysia. Vonis tersebut dijatuhkan oleh hakim Collin Lawrence Sequerah setelah Eq mengaku bersalah atas keepmilikan dua foto kelompok radikal ISIS.

Eq sebenranya baru tiba beberpa bulan di Malaysia setelah menikahi perempuan warga negara Malaysia. Perempuan tersebut berprofesi sebagai peternak bebek.

Eq memiliki sebuah ponsel yang di dalamnya terdapat dua gambar terkait kelompok ISIS atau elemen-elemen yang mengandung aktivitas terorisme. Eq ditahan di kediamannya di Kuala Terengganu, Malaysia pada 12 Juli 2018 lalu.

Menurut aturan dan hukum yang berlaku di Malaysia, Eq dikenai pasal 574 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara atau membayar denda. Pengadilan juga berhak melakukan penyitaan.

Dalam pembelaannya, Eq mengatakan mendapatkan foto terkait ISIS itu dari internet dan sudah lama menyimpannya. Dia tidak mengetahui jika menyimpan foto seperti itu adalah sebuah perbuatan kriminal.

“Saya menyesalinya. Saya menyimpan foto ini sudah lama ketika saya masih di Indonesia. Saya sungguh tidak tahu dan saya mohon keringanan hukuman. Istri saya sedang hamil,” kata Eq.

Perlu diketahui juga jika pada 18 Oktober 2018 lalu, Mohd Al-Arshy Mus Budiono yang merupakan TKI asal Jawa Timur dijatuhi hukuman 18 bulan penjara atas tuduhan kepemilikan bahan propaganda terorisme.

Budiono di Malaysia bekerja sebagai kuli bangunan. Dia memiliki lima gambar dan sembilan video yang berkaitan dengan ISIS yang disimpan di dalam handphone miliknya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA