Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Rupiah Ternyata Paling Kuat Se Asia, Ini Buktinya!

Lukman Salasi - 02/11/2018 19:17

BeritaCenter.com - Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data RTI, Rupiah berada di level Rp 14.959. Rupiah ternyata menguat 0,89% dan jadi mata uang terkuat se Asia.

Seperti dikutip dari data perdagangan RTI, Jumat (2/11/2018), berikut data mata uang Asia terhadap dolar AS hingga sore hari ini:

- Rupiah naik 134 poin (0,89%) ke posisi 14.959
- Won Korea Selatan naik 12,9 poin (1,15%) ke posisi 1.111
- Rupee India naik 0,95 poin (1,29%) ke posisi 72,48
- Dolar Taiwan naik 0,19 poin (0,62%) ke posisi 30,6
- Baht Thailand naik 0,14 poin (0,43%) ke posisi 32,7
- Peso Filipina naik 0,12 poin (0,23%) ke posisi 53
- Yuan China naik 0,06 poin (0,89%) ke posisi 6,8
- Dolar Hong Kong naik 0,02 poin (0,22%) ke posisi 7,8
- Ringgit Malaysia naik 0,01 poin (0,40%) ke posisi 4,1

Menanggapi penguatan Rupiah yang cukup baik, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah menjelaskan kondisi pasar keuangan global yang berlanjut kondusif dan pasar valuta asing domestik yang sangat aktif, menjadi penopang penguatan nilai tukar rupiah hari ini secara cukup signifikan.

Dia menambahkan selama dua dasawarsa terakhir pasar NDF (Non Delivery Forward) rupiah hanya berlangsung di pasar keuangan luar negeri, yang seringkali berpengaruh fluktuasinya pada pasar tunai (spot) di dalam negeri.

"Sekarang telah lahir pasar NDF di dalam negeri atau Domestik Non-Delivery Forward (DNDF), yang dalam dua hari terakhir mulai aktif ditransaksikan oleh 10 bank. Bila pada hari perdana volume transaksi DNDF mencapai US$ 60 juta, maka pada hari kedua mencapai US$ 90 juta," kata Nanang di gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).




Berita Lainnya

Rawannya Lahan Pertanian Beralih Fungsi

23/07/2019 12:52 - Indah Pratiwi

Harapan Grab Indonesia di Pemerintahan Jokowi

17/07/2019 21:30 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA