Sunday, 29 Nov 2020
Temukan Kami di :
News

Pihak Keluarga Korban JT 610 Akan Terima Uang Rp1,25 Miliar dari Lion Air

Saya sampaikan secara informal, uang duka Rp 25 juta. Bagasi Rp 30 juta plus top up dari manajemen untuk uang bagasi 20, jadi Rp 50 juta untuk uang bagasi sesuai dengan PM 77. Korban sesuai PM 77, (mendapat) Rp 1,25 miliar. Untuk sementara itu yang saya sampaikan. Resminya manajemen Lion Grup. Itu yang bisa saya sampaikan

Aisyah Isyana - 01/11/2018 16:39

Beritacenter.COM - Pihak keluarga korban bertanya prihal kejelasan uang kompensasi yang akan diberikan pihak Lion Air terkait inisiden yang menimpa JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

"Bukannya saya apa, tapi saya mau bertanya soal kepastian bantuan yang diberikan, berapa? Jadi kita tidak dapat informasi dari luar, soalnya kemarin yang Rp 5 juta (uang tunggu), saya juga belum dapat," ucap salah seorang perempuan dalam forum yang diselenggarakan pihak RS Polri dan Lion Air di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018).

Baca juga :

Menjawab pertanyaan itu, Direktur Operasional Lion Grup, I Putu Wijaya mengatakan jika pihaknya akan memberi sejumlah uang kepada keluarga korban Lion Air JT 610. Kendati begitu, informasi ini masih belum disampaikan secara resmi kepada masyarakat.

"Uang tunggu sudah diberikan sebesar Rp 5 juta selama itu keperluan bapak ibu di sini. Tapi tidak fixed, dinamika kebutuhan akan sangat kami perhatikan," ucap Putu menjawab pertanyaan.

Selanjutnya, jelas Putu, Lion Air juga akan memberikan uang Rp1,25 miliar dan beberapa uang lainnya ke keluarga korban. Adapun kompensasi uang itu sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

"Saya sampaikan secara informal, uang duka Rp 25 juta. Bagasi Rp 30 juta plus top up dari manajemen untuk uang bagasi 20, jadi Rp 50 juta untuk uang bagasi sesuai dengan PM 77. Korban sesuai PM 77, (mendapat) Rp 1,25 miliar. Untuk sementara itu yang saya sampaikan. Resminya manajemen Lion Grup. Itu yang bisa saya sampaikan," ucap Putu.

Sementara itu, Kepala RS Polri Kombes Musyafak mengatakan akan membuat forum antara RS Polri, pihak Lion Air dan keluarga korban setiap hari. Hal ini agar informasi bisa diterima korban secara langsung.

"Tinggal diatur waktunya saja. Jadi kita bisa secara jelas menyampaikan langsung," ucap Musyafak.




Berita Lainnya

Polisi Kirim Surat Cinta ke Rizieq

29/11/2020 18:31 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA