Saturday, 23 Feb 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

Sri Mulyani Bertekad Bebaskan Indonesia Dari Jeratan Utang

Indah Pratiwi - 27/10/2018 03:04

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani utang Indonesia hingga saat ini cukup tinggi yang dimana berdasarkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2018 mencapai Rp4.416,37 triliun, Sabtu(27/10).

"Saya padahal ingin sekali nyembuhin utang, sebab fiskal kita sebagai instrumen mengikuti ekonomi. Sehingga jadi makin disiplin," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Dalam Undang-undang (UU) APBN, kata dia, utang merupakan suatu instrumen bukan tujuan. APBN bisa surplus ataupun defisit, tergantung pada kondisi ekonomi karena APBN bukanlah objek atau tujuan tetapi alat mencapai tujuan.

“Kalau yang ingin dicapai masyarakat adil makmur, kesejahteraan ekonomi, kemudian bagaimana mendesain APBN mengikuti itu (tujuannya). Bukan hanya APBN dan tidak boleh utang, justru itu bisa menjadi salah,” terang dia.

Sri Mulyani menjelaskan, pada periode 2012 hingga 2014 kenaikan utang pemerintah sebesar Rp799,8 triliun. Sementara periode 2015-2017 tambahan utangnya Rp1.329,9 triliun. Ia juga menjabarkan bahwa kenaikan utang itu untuk hal produktif.

Pada periode 2012-2014, belanja infrastruktur hanya Rp456,1 triliun. Sementara pada periode 2015-2017 naik drastis menjadi Rp904,6 triliun. Bukan hanya itu saja, belanja pendidikan dari sebelumnya Rp983,1 triliun kini naik 118% menjadi Rp1.167,1 triliun. Tak hanya itu, transfer ke daerah pada periode 2012-2014 hanya sekitar Rp88 triliun. Sementara pada periode 2015-2017 lompat menjadi Rp315,9 triliun.




Berita Lainnya

Sri Mulyani Jelaskan Aturan Baru BPJS Kesehatan

23/01/2019 05:03 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA